Akibat Cidera Petinju Gunungkidul Gagal Raih Emas

oleh -
iklan dispar

PLAYEN,(KH) — Akibat cidera saat bertanding, petinju Gunungkidul, Mansyur gagal raih emas pada laga Final Kelas 60 Kilogram Kejurda Tinju Amatir se- DIY yang digelar di Gedung Serba Guna, Siyono, Minggu (12/10/20 14) malam.
Wasit terpaksa menghentikan pertandingan pada rounde II, setelah Mansyur mengalami cidera pada tangan kiri saat melawan Gading Saputra, petinju asal Kabupaten Sleman yang saat itu menempati sudut merah.
Pada awal pertandingan, Mansyur yang berada disudut biru, terus melepaskan pukulan hook dan jab tepat ke  wajah Gading. Pertandingan terpaksa dihentikan karena Mansyur mengalami cidera yang cukup serius akibat kesalahan gerak.
“Petinju yang kita gadang-gadang mampu memperoleh medali emas malah cidera. Pada dua pertandingan sebelumnya, Mansyur mampu menjadi pemenang,” ujar Ramiyo, salah satu pengurus Koni Gunungkidul yang datang mewakili Ketua Koni di sela pertandingan.
Sementara itu pada kelas 56 kilogram junior, Gunungkidul harus puas menjadi juara ketiga dengan petinju Niko Maibella. Kelas 60 kilogram junior, Lian Udin, juga meraih juara ketiga. Dengan hasil tersebut Gunungkidul masih menduduki peringkat juru kunci di DIY.
Ketua Panitia Kejurda Tinju Amatir Gunungkidul Ternalem mangatakan, juara umum diraih oleh Kabupaten Bantul yang diikuti oleh Sleman,  Kulon Progo dan Gunungkidul yang menduduki posisi terakhir dengan perolehan 1 perak dan 2 perunggu.
“Gunungkidul hanya menurunkan tiga petinju. Semoga tahun depan lebih banyak lagi yang kita ikutkan”, ungkap Ternalem.
Terpisah, Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi usai menutup acara menambahakan, Sportifitas yang ditunjukan para atlet diharapkan dapat menjadi motivasi warga Gunungkidul di segala bidang. Orang nomor dua di Gunungkidul ini berharap, ke depan banyak muncul atlet tinju yang mampu mengharumkan Gunungkidul dalam berbagai event kejuaraan tinju lainya.
“Olahraga yang sportifitasnya dapat dilihat secara langsung adalah tinju. Ini dapat kita terapkan dalam berbagai hal, entah itu dalam kehidupan sehari-hari, dalam bekerja, apalagi dalam berpolitik,” pungkasnya.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar