Ajang Program Diet Lewat Berpuasa

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.—Obesitas atau kegemukan menjadi masalah bagi sebagian orang yang mengalaminya. Mereka melakukan berbagai cara untuk menurunkan berat badan.
Momen puasa bisa dijadikan ajang program diet bagi orang-orang yang menginginkan berat badannya turun. Namun, mayoritas orang yang melaksanakan ibadah puasa mengeluhkan berat badan yang justru bertambah.
dr. Dewi Irawaty yang merupakan Dokter Umum, dan saat ini sebagai sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul menjelaskan, hal tersebut disebabkan karena ada faktor-faktor yang mempengaruhi. “Tubuh itu kan sesuai dengan teori keseimbangan bahwa yang masuk sama dengan yang keluar, jika tidak seimbang bisa kurus bisa gemuk,” jelasnya pada Senin (21/7/2014).
Dewi menjelaskan, puasa memang identik dengan mengurangi porsi makan dan menjaga pola makan. Tetapi ketika puasa pun orang-orang akan mengurangi aktifitas fisik sehingga terkadang sama aja antara yang masuk dan yang keluar.
“Untuk menurunkan berat badan , selain menjaga pola makan, juga harus diseimbangkan dengan aktifitas fisik. Padahal kebanyakan orang ketika berpuasa  cenderung malas-malasan, jadi tidak berkurang lemaknya,” jelasnya.
Menurut Dewi, orang yang sudah terlanjur mengalami kelebihan berat badan bisa saja puasa sembari melakukan program diet. Tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan karena lemak tubuh tidak mudah dengan segera bisa menghilang.
Berdasarkan penuturan Dewi, aktifitas fisik yang ringan akan lebih dapat memecah lemak, jika dibandingkan dengan olahraga berat, asal dengan teratur. “Luangkan waktu untuk olahraga seperti jogging atau jalan kaki selama 30 menit saat waktu sore dan pagi,” pungkasnya.(Mutia/Tty)

Komentar

Komentar