PANGGANG, (KH),– Panewu Panggang, Sustiwiningsih, secara resmi mengukuhkan kepengurusan Forum Anak Kapanewon Panggang periode terbaru di Aula Kapanewon Panggang, Kamis (7/5/2026). Kehadiran forum ini diproyeksikan menjadi wadah strategis bagi generasi muda untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan wilayah.
Acara pengukuhan tersebut dihadiri oleh jajaran Forkopimkap Panggang, di antaranya Kapolsek Panggang AKP Gatot Sukoco, S.H., M.H., Danramil Panggang Wahyudi, perwakilan Lurah se-Kapanewon Panggang, serta Koordinator Balai KB Kapanewon Panggang.
Dalam sambutannya, Sustiwiningsih memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme pelajar tingkat SMP dan SLTA yang mewakili berbagai kalurahan di wilayah Panggang. Ia menegaskan pentingnya peran ganda yang harus diemban oleh pengurus.
“Forum Anak harus mampu menjalankan peran 2P, yaitu sebagai pelopor dan pelapor. Anak-anak diharapkan bisa menjadi contoh yang baik di lingkungannya sekaligus berani melaporkan persoalan yang berkaitan dengan hak dan perlindungan anak,” ujar Sustiwiningsih.
Pembekalan Karakter dan Bahaya Kenakalan Remaja
Pasca prosesi pengukuhan, para pengurus langsung mendapatkan pembekalan intensif dari unsur Forkopimkap. Kapolsek Panggang, AKP Gatot Sukoco, menyoroti tantangan sosial yang dihadapi remaja saat ini, khususnya terkait bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang.
“Anak-anak harus selektif dalam memilih pergaulan. Hindari pengaruh negatif dan jauhi obat-obatan terlarang karena dampaknya sangat fatal bagi masa depan,” tegas Gatot.
Senada dengan hal tersebut, Danramil Panggang Wahyudi mengajak anggota Forum Anak untuk memupuk karakter yang kuat melalui sikap saling menghargai. Menurutnya, ada empat pilar penghargaan yang harus dijunjung: menghargai negara, orang tua, nyawa, dan sesama.
“Sikap saling menghargai akan menumbuhkan generasi yang disiplin, peduli, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sosialnya,” tambah Wahyudi.
Dengan terbentuknya kepengurusan ini, Forum Anak Kapanewon Panggang diharapkan tidak hanya menjadi organisasi formal, tetapi menjadi motor penggerak terciptanya lingkungan yang aman, ramah anak, dan responsif terhadap aspirasi generasi muda di wilayah Panggang.





