Gunungkidul Resmi Lepas Ratusan Atlet POPDA & Peparpeda 2026

Pelepasan atlet POPDA dan PEPARPEDA DIY 2026 asal Gunungkidul. (dok. Diskominfo Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Semangat membara menyelimuti Gedung Kesenian, Kapanewon Wonosari, pada Selasa pagi (31/3/2026). Pemerintah Kabupaten Gunungkidul secara resmi melepas kontingen atlet pelajar terbaiknya yang akan berlaga di ajang bergengsi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Tahun 2026.

Mengusung moto inspiratif “Dari Bumi Handayani Meraih Podium Tertinggi,” kontingen Gunungkidul berangkat dengan keyakinan penuh untuk mengukir prestasi gemilang dan membawa pulang kebanggaan bagi daerah.

Bacaan Lainnya

Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih, hadir langsung untuk membakar semangat para atlet. Dalam sambutannya, Bupati Endah menekankan pentingnya menunjukkan karakter, sportivitas, dan disiplin tinggi di setiap arena pertandingan.

Mengutip pesan mendalam dari proklamator Bung Karno, Bupati mengingatkan bahwa kesuksesan membutuhkan keberanian dan kerja keras.

“Siapa pun yang menginginkan mutiara indah harus berani terjun ke lautan dalam. Maknanya, untuk meraih prestasi mutiara yang berkilau, anak-anakku harus berani menghadapi tantangan dengan kerja keras di setiap laga,” ujar Bupati di hadapan ratusan atlet yang tampak antusias.

Bupati Endah juga menitipkan pesan agar para atlet bertanding dengan penuh rasa percaya diri.

“Bertandinglah dengan penuh semangat dan percaya diri. Menang adalah harapan, tetapi memberikan yang terbaik adalah kewajiban. Berangkatlah dengan keyakinan, dan pulanglah membawa kebanggaan,” harapnya sembari melepas kontingen secara simbolis.

Dalam laporan detailnya, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafpora) Gunungkidul, Antonius Hary Sukmono, merinci kekuatan kontingen Bumi Handayani tahun ini.

Untuk ajang POPDA DIY 2026, Gunungkidul mengirimkan total 329 atlet yang akan berlaga di 29 cabang olahraga (cabor) dari total 33 cabor yang dipertandingkan.

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 306 atlet difasilitasi penuh oleh anggaran Pemerintah Kabupaten, sementara 22 atlet lainnya berangkat secara mandiri,” jelas Hary.

Pemerintah Kabupaten tidak main-main dalam mematok target prestasi. Untuk kategori POPDA, Gunungkidul menargetkan perolehan 28 medali emas. Beberapa cabor yang menjadi andalan dan diharapkan mendulang emas antara lain atletik, voli pasir, menembak, gulat, hingga woodball.

Sementara itu, untuk ajang Peparpeda DIY 2026, Gunungkidul mengirimkan kekuatan penuh yang terdiri dari 45 orang, meliputi 35 atlet dan 10 official. Kontingen paralimpik ini akan mengikuti seluruh lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu atletik, tenis meja, bulu tangkis, renang, dan bocia.

“Target medali untuk Peparpeda tahun ini adalah 9 medali emas. Target ini meningkat dibanding perolehan tahun lalu yang berhasil meraih lima medali emas,” imbuh Hary dengan nada optimistis.

Dukungan Penuh Pemerintah dan Jadwal Pertandingan

Sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan prestasi olahraga pelajar, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul memberikan dukungan penuh dan berbagai fasilitas bagi para atlet. Fasilitas yang disediakan meliputi:

  • Penyediaan atribut lengkap (aparel)

  • Transportasi dan akomodasi

  • Jaminan kecelakaan kerja dan kematian

  • Uang saku dan reward (bonus) bagi peraih medali.

Berdasarkan jadwal, pelaksanaan POPDA DIY 2026 akan berlangsung mulai 31 Maret hingga 5 April 2026. Pembukaan resmi akan dilaksanakan pada 1 April 2026 di GOR Among Raga, Yogyakarta.

Sebagian besar pertandingan akan dipusatkan di Yogyakarta. Namun, ada satu cabor yang spesial, yaitu menembak, yang akan dilaksanakan di Lapangan Tembak Kodim 07/30 Gunungkidul. Adapun untuk ajang Peparpeda akan dilaksanakan menyusul pada tanggal 29 hingga 30 April 2026.

Masyarakat Gunungkidul pun menaruh harapan besar di pundak para atlet muda ini agar target “Mutiara Emas” dapat terwujud dan nama Bumi Handayani harum di level provinsi.

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar

Pos terkait