GUNUNGKIDUL, (KH) – Warga Padukuhan Suruh, Kalurahan Karangwuni, Kapanewon Rongkop digegerkan dengan penemuan seorang bayi baru lahir yang ditinggalkan dalam tas hitam di pinggir gang perkampungan, Sabtu (4/10/2025) petang.
Kapolsek Rongkop, AKP Sartono menjelaskan, kejadian bermula sekitar pukul 18.15 WIB saat seorang warga yang sedang menuju warung mendengar suara tangisan bayi dari arah dekat tempatnya berjalan.
“Warga itu kemudian mencari sumber suara dan menemukan tas hitam yang tergeletak di jalan, dari dalam tas tersebut terdengar tangisan bayi,” ungkap AKP Sartono.
Setelah memastikan, warga segera menghubungi warga sekitar dan melaporkan kejadian ini ke Polsek Rongkop serta Puskesmas setempat untuk penanganan lebih lanjut.
Menurut Kapolsek, kemungkinan bayi itu baru ditinggalkan tidak lama sebelum ditemukan. “Waktu itu sebagian warga sedang menjalankan salat sehingga tidak ada yang mengetahui sebelumnya. Kebetulan ada warga lewat dan mendengar suara tangisan,” jelasnya.
Bayi yang diperkirakan baru berusia 2 hingga 3 hari ini ditemukan dalam kondisi sehat dan lengkap. Di dalam tas hitam tersebut juga ditemukan perlengkapan bayi seperti baju ganti, pampers, dan kain perlak.
“Kami segera membawa bayi itu ke Puskesmas Rongkop untuk pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillah kondisinya baik,” tambah Kapolsek.
Setelah mendapat penanganan medis, pihak Polsek berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk penanganan lanjutan. Bayi tersebut akhirnya diserahkan ke sebuah yayasan di Kapanewon Karangmojo yang berkompeten merawatnya.
Kapolsek juga menyampaikan bahwa saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Gunungkidul untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait pelaku pembuangan bayi.
“Kami sudah limpahkan kasus ini ke Satreskrim Polres Gunungkidul agar segera diungkap pelakunya,” pungkasnya.





