12 Foto Gunungkidul Masa Lampau, No 5 Ingatkan Musibah Kelaparan Pernah Melanda

oleh -
gunungkidul
Foto Kendaraan Dinas Gunungkidul tahun 1952 (BPAD DIY-KH)
  1. Foto Kendaraan Dinas Gunungkidul tahun 1952

Andong dengan kusirnya sebagai kendaraan Dinas Kabupaten Gunungkidul. Foto ini diambil pada 14 Juli tahun 1952.

Andong yang ditarik oleh kuda  berwarna hitam tersebut memiliki nomor J 839. Sesuai keterangan waktu pengambilan foto, pada masa itu Gunungkidul dipimpin K. R. T. Brataningrat. Ia merupakan bupati ke 16 sejak Gunungkidul berdiri, atau ke 5 sejak Indonesia merdeka.

Sumber foto: kitlv kemudian dikoleksi BPAD DIY.

  1. Foto Upacara Pembukaan POR Pertama Gunungkidul
gunungkidul
Foto Upacara Pembukaan POR Pertama Gunungkidul (ANRI-KH)

Foto koleksi Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ini menunjukkan upacara pengibaran bendera Pekan Olah Raga (POR) Pelajar Gunungkidul ke-1. Keterangan foto menunjukkan periode waktu kegiatan antara 30 Maret hingga 1 April 1959.

Nampak para petugas pengibar bendera mengenakan seragam namun tidak bersepatu. Tiang bendera juga masih sangat sederhana. Tiang dipancang oleh tali agar berdiri tegak. Di pinggir lapangan, pelindung atau naungan yang sepertinya untuk pejabat atau orang-orang penting serta tamu undangan masih beratap daun. Sepertinya daun kelapa atau rumbia. Pada ptahun tersebut Gunungkidul dipimpin Bupati Prawiro Suwignyo.

  1. Foto Defile Peserta POR Pertama Gunungkidul
gunungkidul
Defile pelajar peserta POR Pertama di Gunungkidul (ANRI-KH)

Sama seperti foto pada nomor 2, foto defile ini memiliki keterangan waktu 30 Maret – 1 April 1959. Foto tersebut merupakan defile para pelajar peserta POR. Mereka adalah kontingen dari masing-masing kecamatan di Gunungkidul. Foto tersebut diambil saat pembukaan POR pertama Kabupaten Gunungkidul.

  1. Foto keramaian jalan raya di Gunungkidul saat Pemilu 29 September 1955
Gunungkidul
Suasana jalan raya di Gunungkidul saat Pemilu Tahun 1955. (ANRI-KH)

Suasana jalan raya di Gunungkidul nampak ramai saat itu. Banyak orang dewasa hingga anak-anak sedang berada atau melintas di jalan raya. Sebagian dari mereka mengayuh sepeda ontel. Sebagian yang lain berjalan kaki. Foto tersebut merupakan dokumentasi milik ANRI.

Berdasar laman KPUD Medan Kota, pemilu tahun 1955 merupakan Pemilu yang pertama dalam sejarah bangsa Indonesia. Waktu itu Republik Indonesia berusia 10 tahun. Sebetulnya sekitar tiga bulan setelah kemerdekaan dipro-klamasikan oleh Soekarno dan Hatta pada 17 Agustus 1945, pemerintah waktu itu sudah menyatakan keinginannya untuk bisa menyelenggarakan Pemilu pada awal tahun 1946. Hal itu dicantumkan dalam Maklumat X, atau Maklumat Wakil Presiden Mohammad Hatta tanggal 3 Nopember 1945, yang berisi anjuran tentang pembentukan partai-partai politik.

Maklumat tersebut menyebutkan, Pemilu untuk memilih anggota DPR dan MPR akan diselenggarakan bulan Januari 1946. Namun kemudian ternyata Pemilu pertama tersebut baru terselenggara hampir sepuluh tahun setelah kemudian tentu bukan tanpa sebab.

Tetapi, berbeda dengan tujuan yang dimaksudkan oleh Maklumat X, Pemilu 1955 dilakukan dua kali. Yang pertama, pada 29 September 1955 untuk memlih anggota-anggota DPR. Yang kedua, 15 Desember 1955 untuk memilih anggota-anggota Dewan Konstituante. Dalam Maklumat X hanya disebutkan bahwa Pemilu yang akan diadakan Januari 1946 adalah untuk memilih angota DPR dan MPR, tidak ada Konstituante.

  1. Kunjungan ke tempat perawatan penderita busung lapar di RS Panti Waluyo Semin
gunungkidul
Kunjungan ke tempat perawatan penderita busung lapar di RS Panti Waluyo Semin. (ANRI-KH)

Pada foto koleksi ANRI ini tertulis keterangan: Kegiatan para anggota pengajian saat mengunjungi tempat perawatan penderita busung lapar di RS Panti Waluyo Kapanewon Semin, 6 November 1952. Di depan nampak anak-anak, lantas para orang tua berada di belakang. Akibat busung lapar, perut anak-anak kelihatan membuncit. Anak-anak terlihat berpakaian sangat sederhana, bahkan diantaranya tidak bercelana.

Dalam berita surat kabar cetak lawas yang diposting Perpustakaan Nasional, waktu musibah busung lapar terjadi, disebutkan, masyarakat banyak yang mengkonsumsi Bekicot sebagai pengganti bahan makanan. Bahkan makan Bekicot menjadi semacam anjuran pemerintah pada saat itu. Salah satu pertimbangannya, hewan Bekicot tidak mengandung racun.

  1. Foto Andong Kendaraan Dinas Kabupaten Gunungkidul
gunungkidul
Foto Kendaraan Dinas Gunungkidul tahun 1952 (ANRI-KH)

Keterangan foto koleksi ANRI itu menyebut, dalam foto seorang kusir beserta andong dengan tiga ekor kuda. Kendaraan tersebut diserahkan untuk keperluan Dinas Japen Kabupaten Gunungkidul. Foto tersebut diambil pada 14 Juli 1952.

  1. Rombongan Melewati Sungai yang Dalam
gunungkidul
3 mobil jenis jeep sedang menyeberangi sungai di Gunungkidul. (ANRI-KH)

Dalam foto terdapat 3 mobil jenis jeep sedang menyeberangi sungai. Keterangan foto hanya menyampaikan “Dalam Perjalanan rombongan juga melewati sungai yang dalam”. Tidak terdapat keterangan di mana foto tersebut diambil. Di bagian bawah keterangan hanya dibubuhkan tangal 10 Mei 1952.

Saat menyeberang, beberpa orang turun tangan ikut membantu. Jika dilihat, sungai yang diseberangi tersebut sepertinya Sungai Oya.

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar