Bupati Gunungkidul : Jelang Pileg Dan Pilpres Jangan Ikut Sebar Hoax

oleh
Pelantikan pengurus Wanita Islam Kecamatan Tanjungsari. KH

GUNUNGKIDUL, (KH),– Bupati Gunungkidul, Badingah menghimbau masyarakat Gunungkidul tidak turut terpancing saling caci maki antar kelompok yang berbeda pandangan politik di sosial media jelang Pileg maupun Pilpres. Terlebih ikut menyebarkan hoax, sangat tidak boleh.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri pelantikan Pengurus Wanita Islam Kecamatan Tanjungsari, Sabtu, (25/8) lalu. Pihaknya juga meminta kepengurusan wanita islam yang terbentuk dapat terlibat aktif menangkal hal-hal negatif yang bersumber dari sosial media yang marak belakangan ini.

“Bentuk generasi muda islami, berdayakan bidang sosial, pendidikan dan kesehatan, dengan menjaga persatuan dan kesatuan. Tangkal hoax dan hati- hatilah dalam bermedia sosial,” himbaunya.

Menurutnya, salah satu tujuan pembentukan pengurus Wanita Islam yakni menjadi bagian upaya untuk mempererat silaturahmi dan mempererat ukhuwah islamiyah. Jangan sampai timbul perpecahan gara-gara berita yang tidak jelas.

Badingah juga meminta agar organisasi Wanita Islam dapat memaksimalkan pemberdayaan bagi warga masyarakat utamanya dharma wanita. Dapat mengambil manfaat dengan kemajuan pariwisata yang semakin membaik.

Sementara itu di hadapan bupati, Ketua Pengurus Wanita Islam Gunungkidul, Hj. Siti Sudiyah Untung menyampaikan, organisasi Wanita Islam merupakan organisasi yang mempunyai fungsi sebagai wadah untuk menghimpun muslimah sebagai penggalang potensi serta kemampuan umat. Turut serta pula dalam mewujudkan pembangunan nasional untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur lahir dan batin.

“Pelantikan pengurus wanita islam di Kecamatan Tanjungsari merupakan cabang ke-6 di wilayah Kabupaten Gunungkidul,” terangnya.

Dirinya berharap pengurus segera menyusun program kerja untuk kemajuan organisasi sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dengan menumbuhkan inovasi dan kreativitas untuk kemaslahatan umat. (Kandar)

Komentar

Komentar