Bulan Bahasa 2026, SMAN 1 Semanu Gelar Lomba Mading hingga Penulisan Cerpen

cerpen
Workshop penulisan cerpen menjadi salah satu rangkaian peringatan Bulan Bahasa 2026 di SMAN 1 Semanu. (KH)

GUNUNGKIDUL, (KH) — SMAN 1 Semanu, Gunungkidul, menggelar serangkaian kegiatan untuk memperingati Bulan Bahasa 2026. Beragam agenda disiapkan untuk mendorong budaya literasi siswa, mulai dari pameran dan lomba majalah dinding (mading), kompetisi pengetahuan antarkelas, hingga penulisan cerpen yang akan dibukukan menjadi antologi.

Ketua Panitia Peringatan Bulan Bahasa 2026 SMAN 1 Semanu, Dwi Astuti Danarti, S.Pd., menjelaskan bahwa terdapat tiga agenda utama dalam peringatan tahun ini. Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk mengasah kemampuan berbahasa, memperluas wawasan, sekaligus memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas.

Bacaan Lainnya

“Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap minat baca, kemampuan memahami teks, serta keterampilan menulis siswa semakin berkembang,” terang Dwi Kamis (29/10/2026).

Agenda pertama berupa pembuatan dan pameran mading yang wajib diikuti setiap kelas. Mading dipasang secara bergilir setiap satu minggu dengan tema yang disesuaikan berdasarkan jenjang kelas.

Siswa kelas XII mengangkat tema “Etika Berkomunikasi”, sedangkan kelas XI mengerjakan mading dengan topik kebahasaan khusus. Adapun siswa kelas X mengusung tema “Bahasa sebagai Pemersatu Bangsa”.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya berlatih menyusun informasi dalam bentuk tulisan, tetapi juga mengembangkan kreativitas dalam menyajikan pesan kepada pembaca. Tema yang berbeda di setiap jenjang diharapkan memperkaya pemahaman siswa mengenai penggunaan bahasa dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam konteks kebangsaan.

Agenda kedua adalah kompetisi Class of Class (COC), yang terinspirasi dari konsep Class of Champion. Kompetisi ini menguji kemampuan siswa dalam berbagai bidang, mulai dari pengetahuan umum, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, bahasa Jawa, hingga numerasi.

“Perlombaan dirancang melalui sejumlah tahapan eliminasi. Peserta terlebih dahulu mengikuti babak penyisihan massal, kemudian berlanjut ke penyisihan kelompok berbasis pos dengan tantangan bertajuk “Tokoh Misterius”,” tutur Dwi.

Kompetisi dilanjutkan dengan babak semifinal bertema Star Wars yang menggunakan sistem perolehan bintang. Para peserta kemudian bersaing di babak grand final yang dikemas dalam format Cerdas Cermat Anak (CCA).

Format kompetisi tersebut memberi kesempatan kepada siswa untuk menguji pengetahuan sekaligus melatih ketelitian, kecepatan berpikir, dan kemampuan bekerja sama dalam menghadapi tantangan.

39 Siswa Terpilih Ikuti Penulisan Cerpen

Agenda ketiga berfokus pada sastra dan literasi budaya melalui kegiatan penulisan cerita pendek atau cerpen. Sebanyak 39 siswa terpilih mengikuti kegiatan ini setelah melalui proses kurasi oleh guru Bahasa Indonesia.

Kepala SMAN 1 Semanu, Maman Nurjaya SPd., MM., menambahkan, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kemampuan menulis kreatif sekaligus menjaring bibit-bibit penulis muda di lingkungan sekolah.

Sebagai luaran kegiatan, cerpen pilihan para siswa akan dihimpun dalam sebuah buku antologi cerpen sebanyak 40 eksemplar. Sebanyak 30 eksemplar akan dibagikan kepada peserta, sedangkan 10 eksemplar lainnya disimpan sebagai koleksi perpustakaan sekolah.

Penerbitan antologi tersebut diharapkan dapat menjadi dokumentasi karya siswa sekaligus bahan bacaan yang mendukung pengembangan budaya literasi di lingkungan sekolah.

Maman berharap rangkaian kegiatan Bulan Bahasa dapat memotivasi siswa untuk meningkatkan kebiasaan membaca, memperdalam pemahaman terhadap teks, serta mengembangkan keterampilan menulis.

Menurutnya, kegiatan literasi di sekolah perlu terus didorong agar siswa memiliki kesempatan untuk mengenali dan mengembangkan potensi mereka, khususnya dalam bidang bahasa dan sastra.

“Harapannya mereka meningkatlah, paling tidak meningkat. Terus siapa tahu nanti dari sini ada seperti Pak Kiswara-Kiswara yang lain,” ujar Maman.

Melalui tiga agenda tersebut, peringatan Bulan Bahasa di SMAN 1 Semanu tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga ruang bagi siswa untuk belajar, berkompetisi, dan menghasilkan karya.

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar

Pos terkait