GUNUNGKIDUL, (KH),– Empat wisatawan terseret ombak saat hendak berfoto di kawasan bebatuan Pantai Jungwok, Kalurahan Jepitu, Kapanewon Girisubo, Gunungkidul, Minggu (13/9/2026).
Dari empat wisatawan tersebut, satu orang meninggal dunia. Sementara tiga wisatawan lainnya berhasil diselamatkan. Mereka merupakan bagian dari rombongan wisatawan asal wilayah Surakarta dan Sukoharjo.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY Sunu Handoko mengatakan kejadian bermula ketika rombongan berjumlah 14 orang tiba di Pantai Jungwok sekitar pukul 10.00 WIB.
“Dari 14 orang dalam rombongan tersebut, tujuh orang kemudian berniat berfoto di bebatuan. Saat berada di lokasi, tiba-tiba datang ombak besar dan empat orang terseret ke selatan,” kata Sunu.
Melihat kejadian tersebut, Tim SAR Jungwok bersama Pamobvit Polres Gunungkidul dan warga segera melakukan pertolongan.
Petugas melakukan upaya penyelamatan dengan berenang mendekati korban dan melemparkan tali throwing bag. Korban kemudian ditarik satu per satu menuju tepian.
“Tim SAR bersama petugas dan warga langsung melakukan pertolongan. Korban dievakuasi satu per satu menggunakan tali throwing bag hingga berhasil dibawa ke tepian,” ujarnya.
Keempat korban kemudian berhasil dievakuasi dari laut. Namun, salah seorang korban dalam kondisi tidak sadarkan diri sehingga segera dibawa ke Puskesmas Girisubo untuk mendapatkan penanganan.
Satu Wisatawan Meninggal Dunia
Korban meninggal dunia diketahui bernama Walini (39), warga Kratonan, Serengan, Surakarta.
Sementara tiga korban lainnya yakni Diki Kurniati (31), warga Pondok, Grogol, Sukoharjo, berhasil selamat. Dua korban lainnya, Maria Kristanti (46) dan Wijinem (50), juga berhasil diselamatkan. Maria mengalami sesak napas setelah banyak kemasukan air, sedangkan Wijinem mengalami luka ringan akibat terkena batu.
“Satu korban meninggal dunia. Tiga korban lainnya selamat. Salah satu korban sempat tidak sadarkan diri dan langsung dibawa ke Puskesmas Girisubo untuk mendapatkan penanganan,” jelas Sunu.
Setelah proses evakuasi selesai, penanganan selanjutnya dilakukan bersama pihak terkait.
Dalam operasi penyelamatan tersebut, selain personel Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi I, terlibat pula Pamobvit Polres Gunungkidul, Polsek Girisubo, hingga warga sekitar.
Sunu mengimbau wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Gunungkidul untuk selalu memperhatikan kondisi laut dan mematuhi batas aman yang telah ditentukan petugas.
“Wisatawan kami harapkan tidak mendekati area yang berisiko, terutama bebatuan yang langsung berhadapan dengan laut. Ombak pantai selatan bisa datang tiba-tiba dan memiliki kekuatan besar,” katanya.
Ia juga mengingatkan wisatawan agar tidak memaksakan diri berada di kawasan berbahaya hanya untuk mendapatkan foto.
“Kalau kondisi ombak sedang besar, sebaiknya jangan mendekati bibir pantai atau turun ke bebatuan. Keselamatan harus menjadi yang utama,” pungkasnya.





