Zona Merah COVID-19 di Gunungkidul Tinggal 1 RT

oleh -
vaksinasi
Vaksinasi program serbuan 20.000 vaksin dari TNI AU. (KH/ Edi Padmo)
iklan golkar Gunungkidul

GUNUNGKIDUL, (KH),– Trend kasus COVID-19 di Gunungkidul berangsur membaik. Indikatornya diantaranya Bed Occupancy Rate (BOR) dan penambahan kasus harian rendah. Tak hanya itu saja, jumlah zona merah tingkat RT juga sangat rendah.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Dewi Irawaty menyampaikan, kasus harian pada 31 Agustus 2021 bertambah 28 pasien. Angka tersebut tergolong rendah dibanding dengan angka-angka penambahan pada waktu sebelumnya.

Pada hari yang sama, tercatat 75 pasien dinyatakan sembuh. Sementara 4 warga dinyatakan meninggal dengan status positif COVID-19.

“Keterisian tempat tidur di rumah sakit khusus pasien COVID-19 dengan gejala sedang-berat tergolong rendah. BOR berada di kisaran 36,8 persen,” kata dia.

Adapun status zona merah tingkat RT di Gunungkidul saat ini tinggal menyisakan 1 wilayah saja. Sementara 412 RT masuk Zona Kuning, serta 5 RT berstatus Zona Oranye.

“Zona hijau saat ini mencapai 93,9 persen,” ungkap Dewi.

Terpisah, Sekretaris Daerah Drajad Ruswandono menyebutkan, pemerintah pusat telah menetapkan perpanjangan PPKM. Selain itu, pemerintah pusat juga menetapkan wilayah DIY untuk menerpakan PPKM level 4.

“Kami menyiapkan langkah-langkah agar status PPKM bisa diturunkan ke level yang lebih rendah,” kata Drajad.

Salah satunya, sambung dia, dengan melakukan percepatan vaksinasi COVID-19. Up date terbaru, capaian vaksinasi COVID-19 di Gunungkidul menyentuh angka 40 persen.

“Prosentase capaian vaksin tersebut merupakan capaian penerimaan vaksin dosis pertama,” imbuh Drajad.

Pihaknya melanjutkan, prediksi terpenuhinya target vaksinasi akan tercapai pada Oktober mendatang. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar