Yakin Curah Hujan Cukup, Petani Mantap Tanam Padi Lagi

oleh -
Petani di Desa Bunder panen padi. KH/ Kandar
kadhung tresno
Petani di Desa Bunder panen padi. KH/ Kandar

PATUK, (KH)— Mengamati curah hujan yang masih tinggi, petani tadah hujan mantap untuk menanam padi lagi. Benih musim tanam ke-2/ MH 2 pun telah disemai saat mereka panen padi musim tanam pertama.

Seperti penuturan pengurus Kelompok Tani Maju Makmur di Padukuhan Bunder, Wagiman belum lama ini, hampir semua anggotanya kembali menanam padi pada MH2. Bedanya, benih yang hendak ditanam varietasnya berbeda dengan benih pada MH 1.

“Pada musim ke dua menanam benih Mikongga. Hal ini untuk menghindari hama penyakit yang menyerang jenis padi ciherang pada MH 1,” terangnya saat ditemui ketika sedang memanen padi di ladang kawasan Desa Bunder, Kecamatan Patuk.

Dirinya cukup yakin curah hujan cukup. Keputusan tersebut diambil berdasar pengamatan gejala musim akhir-akhir ini. Wagiman dan anggota yang lain mengaku tidak berminat menanam tanaman jenis palawija yang lain, begitu juga dengan sayuran.

Ketika kondisi curah hujan masih memiliki cukup peluang untuk tanaman padi maka ia dan anggota kelompok tani yang lain akan memilih menanam padi. Menurutnya memiliki lumbung pangan atau cadangan bahan makanan pokok berbentuk gabah membawa perasaan dan fikiran menjadi nyaman dan damai/ ayem.

Selain sebagai sumber pangan, lanjut Wagiman, apabila kebutuhan ekonomi atau keuangan mendesak, gabah menjadi komoditi fleksibel sebagai alternatif jalan keluarnya. Memenuhi kebutuhan nyumbang atau jagong menjadi sebuah kewajaran memanfaatkan cadangan gabah.

“Terkadang juga dijual untuk kebutuhan beli pupuk. Yang jelas memiliki cadangan gabah tidak membuat risau,” tandas Wagiman.

Sementara itu, dihubingi terpisah Kepala Bidang Produksi Hasil Pertanian, Dinas Pertanian dan Pangan, Raharjo Yuwono mengungkapkan, berdasar informasi dari BMKG, curah hujan di Bulan Februari masih tinggi. (Kandar)

Komentar

Komentar