Warga Cenderung Menjual Perhiasan Untuk Berlebaran

oleh -
Suasana toko emas.Foto : Atmaja
iklan dispar
Suasana toko emas.Foto : Atmaja
Suasana toko emas.Foto : Atmaja

WONOSARI, (KH) — Transaksi jual beli emas menjelang lebaran mengalami peningkatan. Warga lebih cenderung menjual perhiasannya dari pada membeli.

Hal ini seperti dikatakan Yanto (30), karyawan toko emas Bintang Sembilan. “Sudah ramai mulai dari H-5 kemarin, bahkan hari ini mengalami peningkatan drastis,” kata dia saat ditemui di toko emas Bintang Sembilan, Kamis (16/07/2015).

Menurutnya, menjelang lebaran kali ini justru lebih banyak warga yang menjual perhiasannya dari pada warga yang membeli emas. “Hampir setiap lebaran warga selalu menjual perhiasan untuk kebutuhan saat hari raya,” imbuh Yanto.

Hal itu, lanjut dia, dikarenakan warga lebih membutuhkan dana tunai, terlebih menjelang lebaran harga sembako sedang naik.
Sementara menjelang lebaran Tahun 2015 ini, perubahan harga tidak terlalu signifikan. “Naik turunnya harga hanya lima ribu rupiah,” tuturnya.

Yanti (32), salah seorang pengunjung toko emas Bintang Sembilan mengaku, untuk memenuhi kebutuhan lebaran menjual sebagian tabungan emas miliknya. Selain untuk memenuhi kebutuhan saat hari H, uang hasil menjual emas juga ia gunakan untuk bersedekah kepada sanak saudara.

“Untuk beli baju anak, makanan, dan untuk fitrah kepada saudara di rumah,” jelasnya.

Ia menambahkan, sehabis lebaran selalu mengembalikan tabungan tersebut berupa emas dengan menyisihkan sebagian gaji bulanan. “Itu selalu kami lakukan setiap lebaran. Jadi uang THR tidak habis begitu saja. Ada plot tersendiri untuk kebutuhan lebaran,” tandasnya. (Atmaja)

Komentar

Komentar