“Jumlah wisatawan hingga Senin kemarin mencapai 176.707 orang,” ujar Hari, Selasa, (1/1/2018). Sementara waktu libur panjang tinggal menyisakan satu hari. Dengan demikian target mustahil terlampaui.
Menurutnya, menurunnya kunjungan wisatawan diakibatkan adanya bencana alam. Seperti tsunami yang terjadi di selat Sunda belum lama ini. Wisatawan takut berkunjung ke destinasi wisata utamanya pantai. Padahal, pantai menjadi destinasi yang paling unggul dari sisi jumlah kunjungan.
Selain dampak psikis atau ketakutan wisatawan akibat bencana sehingga menyebabkan enggan ke pantai, cuaca hujan dinilai juga menjadi salah satu penyebab merosotnya kunjungan.
Senada dengan Hari, Kepala Dispar Gunungkidul, Asti Wijayanti juga mengakui jumlah kunjungan wisatawan menurun. Diungkapkan, banyak wisatawan yang membatalkan kunjungannya ke kawasan pantai .
Namun, kondisi kunjungan wisatawan ke destinasi bukan pantai dinilai masih cukup baik. Seperti yang dikatakan pengelola Obyek Wisata Gunung Nglaggeran, Sugeng Handoko, jumlah rata-rata kunjungan masih sangat stabil.
“Jumlah rata-rata pengunjung setiap harinya mencapai 1.000 hingga 1.500 orang,” katanya. (Kandar)