Taekwondo Jampi Stress Berawal dari Sebuah Komunitas

oleh -
Jampi Stress Taekwondo. Foto : Atmaja
iklan dispar
Jampi Stress Taekwondo. Foto : Atmaja
Jampi Stress Taekwondo. Foto : Atmaja

WONOSARI, (KH) — Berawal dari sebuah komunitas, Arkham Mashudi bersama 15 temannya membentuk group cabang olahraga Taekwondo. Group Taekwondo Jampi Stress dibentuk dengan tujuan mengasah bibit atlet Taekwondo di Gunungkidul.

Selain itu, sebagai sarana untuk sebuah kesibukan positif bagi anak muda agar terhindar dari kegiatan negatif yang merugikan. Jampi Stress Taekwondo dibentuk pada Tahun 2011 lalu. Ketika komunitas Jampi Stress melakukan kegiatan, ternyata banyak remaja yang tertarik untuk mengikuti latihan.

“Selang beberapa tahun semakin banyak peminatnya. Akhirnya kami putuskan untuk membuat sebuah group Taekwondo Jampi Stress,” ucap Arkham, Minggu (26/04/2015).

Ia menambahkan, salah satu upaya menekan kenakalan remaja dengan memberi kesibukan positif kepada remaja. Sangat disayangkan, jika waktu anak digunakan untuk kegiatan negatif. Jika waktu luang anak, digunakan untuk hal positif, seperti olahraga, akan sangat berguna baik bagi kesehatan maupun pikiran.

Saat ini group Taekwondo Jampi Stress mempunyai 15 pelatih dan 50 anggota yang rutin melakukan 3 hari dalam seminggu. Pada Hari Selasa latihan dilakukan di balai Desa Kepek, kemudian pada Hari Kamis dilakukan pemanasan di halaman Pemda dan Hari Minggu latihan dilakukan di aula Kodim 0730/GK pukul 16.00 WIB.

Beberapa atlet berhasil ditempa dan sukses meraih prestasi di beberapa kejuaraan yang pernah diikuti. “Tahun ini atlit binaan Jampi Stress mendapatkan 1 medali emas dan 2 medali pada kejuaraan Bupati Sleman Cup,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk biaya pendaftaran setiap anak dikenakan biaya Rp 35 ribu dengan rincian Rp 20 ribu iuran bulanan dan Rp 15 ribu biaya cetak kartu anggota (KTA). Latihan dilakukan sebanyak 12 kali dalam sebulan.

“Bagi masyarakat atau teman teman remaja yang ingin bergabung, bisa datang ke tempat latihan pada Hari Minggu pukul 16.00 WIB bertempat di aula Kodim 0730/GK,” imbuhnya.

Ia berharap dari group Jampi Stress Taekwondo tersebut dapat semakin banyak melahirkan bibit atlet berprestasi yang bisa mengangkat nama sekolah maupun Kabupaten Gunungkidul. “Latihan yang kami berikan tidak sekedar latihan fisik, tetapi dalam hal sopan santun pada sesama juga kita berikan. Hal ini dilakukan untuk menghasilkan atlet yang berprestasi dan berkepribadian baik,” pungkas Arkham. (Atmaja)

Komentar

Komentar