“Tidak dapat beraktivitas dan berbicara. Karena kendala ekonomi pengobatan yang ditempuh cukup terbatas,” kata Sutrisna.
Berdadar penuturan pihak keluarga, Wisman hanya mengikuti pengobatan terapi, namun itu pun tidak bisa selalu dijalankan. Sebab, biaya berobat Wisman hanya mengandalkan hasil kerja serabutan anaknya.
Melalui unggahan di IG pula, selain memberikan beberapa santunan dirinya mengajak masyarakat untuk terlibat memberikan bantuan kepada Wisman. Apabila terkendala jarak, bantuan dapat disampaikan melalui kanal Kitabisa.com.
“Kebaikan sekecil apapun Insha Allah akan sangat bermanfaat bukan saja bagi Pak Wisman dan keluarganya, tapi juga untuk kita sendiri di kemudian hari,” tulis Sutrisna. (Kandar/ Advertorial)