Sunaryanta: Tidak Ada Suap Menyuap Dalam Tender Proyek SKPD

oleh -
Musyawarah Cabang ke 9 Gapensi Gunungkidul. (KH/ Edi Padmo)

WONOSARI,(KH),– Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyampaikan secara tegas, bahwa tidak boleh ada suap menyuap dalam proses tender proyek yang dilakukan oleh seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Gunungkidul.

Hal ini disampaikan dalam sambutan pada acara Musyawarah Cabang ke 9,  Gabungan Pelaksana Konstruksi Indonesia (GAPENSI), cabang Gunungkidul, Rabu (17/3/2021). Dalam kesempatan ini GAPENSI juga menentukan jajaran pimpinan organisasi tahun 2021-2026.

Bupati Gunungkidul tegas menyampaikan soal mekanisme tender yang akan dilaksanakan oleh tiap-tiap SKPD tidak ada permainan. Semua anggota GAPENSI diharapkan untuk Fair dan profesional dalam mengikuti proses tender.

“Membuat pengajuan harus realistis, saya tidak mau ada yang ngadu kalau harganya ‘ndlosor-ndlosor’, harus realistis, tidak boleh suap menyuap, apalagi menyuap Bupati,” tegas Sunaryanta.

Bupati Gunungkidul yang berlatar belakang militer ini juga menyampaikan bahwa saat ini Gunungkidul telah menjadi lirikan para Investor baik dalam maupun luar negeri. Untuk itu pihaknya sudah membahas progres lobi investor yang akan menanamkan modalnya di bidang Pariwisata.

“Para investor memang mengeluhkan proses perijinan yang rumit, hal ini menjadi kajian kami, semoga segera ada solusi kedepan,” terang Sunaryanta.

Sunaryanto juga menyampaikan bahwa anggota GAPENSI Gunungkidul adalah mitra bagi Pemerintah untuk membangun Gunungkidul. Untuk itu dia berharap agar anggota GAPENSI mempunyai kedekatan dengan Pemerintah.

“Pokoknya jangan jauh-jauh dari saya, semua nanti akan kami libatkan dalam proses pembangunan Gunungkidul,” pungkas Sunaryanto.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Gapensi Gunungkidul terpilih periode 2021-2026, Sularto menyatakan komitmennya untuk memperbaiki roda organisasi dengan baik.

“Kami akan mengajak seluruh anggota Gapensi untuk bekerjasama dengan SKPD kabupaten , provinsi dan pusat untuk membangun Gunungkidul,” ujarnya.

Menurut Sular, kebersamaan yang dijalin nantinya untuk mempermudah anggota mendapatkan proyek. Sular juga menyatakan tekadnya, bahwa kedepan kepengurusan periode ini harus mampu mendorong anggota lebih mandiri, professional tangguh dan unggul.

“Kami juga akan membuat program kerja dan semua akan kami rangkul,” lanjutnya

Sular menyatakan, sejauh ini proyek yang dikerjakan para pengusaha konstruksi dalam organisasi GAPENSI di Gunungkidul masih cukup kecil.

“Kami meminta kepada pemerintah, untuk memberikan kesempatan dimana satu proyek besar dikerjakan oleh beberapa pengusaha,” harapnya.

Sular menekankan bahwa GAPENSI Gunungkidul akan menjalin komunikasi yang baik dengan Bupati, agar program andalan Gunungkidul membangun yang digaungkan bisa direalisasikan bersama. [Edi Padmo]

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar