SMKN 1 Purwosari Ingin Punya Hotel Edukasi

oleh -
Kepala Sekolah SMKN 1 Purwosari
iklan dispar
Kepala Sekolah SMKN 1 Purwosari
Kepala Sekolah SMKN 1 Purwosari

PURWOSARI, (KH) — SMKN 1 Purwosari terletak di Padukuhan Sumur, Desa Giripurwo, Kecamatan Purwosari. Sekolah ini memiliki 4 jurusan di antaranya; Teknik Audio Video (TAV), Multimedia, Akomodasi Perhotelan, dan Jasa Boga. Keseluruhan memiliki jenjang nilai akreditasi A.

SMKN 1 Purwosari terus melakukan upaya pengembangan, hal tersebut diungkapkan oleh Ruslan, Kepala Sekolah SMKN 1 Purwosari, Senin, (16/3/2015). Seiring semakin pesatnya kepariwisataan di Gunungkidul, Ruslan berharap mestinya sekolah yang memiliki jurusan yang berkaitan dengan pariwisata mendapat porsi lebih dalam hal pengembangan.

Upaya pengembangan telah dilakukan oleh sekolah, salah satunya dengan rencana pengajuan proposal pembangunan Hotel Edukasi. Saat ini pihaknya menunggu hasil koordinasi dengan pihak Kadisdikpora Gunungkidul terkait adanya regulasi baru pada sekolah setingkat SMA/SMK.

Pada perda yang baru tersebut  diatur tentang pengelolaan sekolah setingkat SMA/SMK beralih ke Disdikpora tingkat Provinsi. Ruslan menjelaskan, koordinasi yang dijalin sebagai penentuan ke mana penyerahan proposal, apakah ke Disdikpora Kabupaten atau langsung ke DIY.

Sesuai rencana yang tertera di proposal pembangunan, hotel akan ditempatkan di pinggir ruas jalan JJLS yang melalui Desa Girijati. “Memang, tujuannya jangka panjang. Jika nanti bandara di Kulon Progo jadi, JJLS mulai beroperasi, wilayah Purwosari merupkan pintu masuk ke Gunungkidul dari sisi selatan, kiranya itu peluang yang perlu dicoba,” tuturnya.

Hotel Edukasi, dijelaskan olehnya, nantinya merupakan satu kesatuan di mana ada tempat penginapan, pusat oleh-oleh serta restoran.

Ide pengembangan tersebut mengarah pada Praktek Kerja Lapanga (PKL) siswa, jika dapat terealisasi, ujar Ruslan, siswa tak perlu keluar mencari tempat untuk praktek. Hotel tersebut nantinya sebagai tempat praktek secara langsung bagaimana siswa melayani tamu, membuat masakan, serta bagaimana mengelola hotel.

Terkait animo masyarakat menyekolahkan anaknya di SMKN 1 Purwosari saat ini sudah ada perubahan persepsi, bahwa sekolah pinggiran bukan berarti mutunya kalah dengan sekolah di pusat kabupaten. “Di samping itu, wali murid merasa mudah dalam pengawasan karena jaraknya dekat dengan domisili siswa,” tambahnya.

Disinggung persiapan UN, dirinya memiliki program pendampingan terhadap siswa dengan nilai Try Out di bawah rata-rata. Selain pendampingan kepada siswa, koordinasi langsung wali murid juga ditempuh. (Kandar)

Komentar

Komentar