SMKN 1 Ponjong Peringati Hari Hutan Se-Dunia Lebih Awal

oleh -
Gerakan penanaman pohon di SMKN 1 Ponjong. Foto; Hari.
iklan dispar
Gerakan penanaman pohon di SMKN 1 Ponjong. Foto; Hari.
Gerakan penanaman pohon di SMKN 1 Ponjong. Foto; Hari.

PONJONG,(KH)— OSIS SMKN 1 Ponjong bersama para guru dan didampingi perwakilan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Gunungkidul mengadakan kegiatan tanam pohon dalam gerakan penghijauan sekaligus memperingati Hari Hutan se-Dunia, Jum’at (20/3/15) . Bibit pohon Pronojiwo dan Eboni bantuan dari PT. Sugih Alam Nugroho sebanyak 40 bibit pohon ditanam di lahan pekarangan milik sekolah.

“Kegiatan ini bukan hanya semata mata untuk merayakan Hari Hutan se-Dunia, tetapi juga untuk meningkatkan rasa kecintaan dan kepekaan siswa terhadap lingkungan, karena kalau bukan kita siapa lagi yang berjuang untuk menjaga lingkungan sebagai warisan untuk anak cucu nanti,” ujar Dwi Retno Wahyuningsih S Pd MHum, Kepala SMKN 1 Ponjong.

Dwi Retno menambahkan, untuk penanaman tanaman hias cukup sulit di area sekolah, karena struktur tanah berbatu dan rayap kurang cocok untuk menanam tanaman hias di area sekolah. Karena itu, pihaknya lebih memilih menanam pohon besar karena cukup bagus dengan struktur tanah berbatu seperti akasia maminium. Rencananya, ke depannya, sekolah juga akan menyediakan ekstrakurikuler baru, yaitu PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup). Program ini masih dimusyawarahkan dan disesuaikan dengan program pengajaran saat ini.

Ir. Nio Emirensiana, perwakilan dari Divisi Perlindungan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Gunungkidul saat menghadiri acara menyatakani cukup kaget sekaligus bangga, karena ternyata ada juga yang merayakan serta merealisasikan aksi tanam pohon dan memperingati hari hutan se-dunia di Gunungkidul.

“Saya sangat bangga dan kaget sekali dengan siswa di SMKN 1 Ponjong ini, karena ternyata dari awal masuk sekolah di sini sudah ditanamkan rasa cinta lingkungan dan dibekali life skill yang akan sangat berguna setelah lulus dari sekolah, dan juga mampu menjaga lingkungan dan mengajak sesama untuk melestarikan lingkungan untuk masa depan,” imbuhnya.

Sudihardono, salah satu staf Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Gunungkidul di sela sela proses penanaman bibit pohon mengatakan, ia sangat mengapresiasi dengan kegiatan ini, karena kesadaran dari diri sendiri untuk menjaga lingkungan itu sangat penting dan utama.

“Sangat patut untuk diapresiasi, karena sebenarnya dari dinas terkait juga ada program KMDM (Kecil Menanam Dewasa Memanen), tapi yang menjadi pelaku utamanya adalah Sekolah Dasar (SD). Kalau yang sering digembor-gemborkan wariskan alam ini pada anak cucu kita, pernyataan ini kurang pas untuk SMKN 1 Ponjong, karena di sini malah anak cucu kita yang ikut mewariskan dan menjaga serta melestarikan,” pungkas Sudihartono. (Hari)

Komentar

Komentar