SMAN 1 Wonosari Hadirkan Tutor Sebaya dan Kelas Cerdas Istimewa

oleh -
iklan dispar
SMAN 1 Wonosari. Foto: Gemma.
SMAN 1 Wonosari. Foto: Gemma.

WONOSARI, (KH),– Menghadapi Ujian Nasional yang sebentar lagi akan datang, semua sekolah sudah mempersiapkan berbagai macam cara untuk membekali siswanya. Sistem Tutor Sebaya adalah metode yang diterapkan oleh SMA N 1 Wonosari dalam mempersiapkan siswanya menghadapi Ujian Nasional tersebut.

Sariyah, Humas SMAN 1 Wonosari memaparkan, SMAN 1 Wonosari sejak awal semester sudah menerapkan sistem Tutor Teman Sebaya. Selain menerapkan Tutor Teman Sebaya, sekolah ini juga menjalankan pendalaman materi yang dilaksanakan jauh hari sebelum menjelang Ujian Nasional.

“Strategi untuk menghadapi ujian Nasional, di SMA N 1 Wonosari sejak awal semester sudah menerapkan sistem Tutor teman sebaya. Pendalaman materi tidak hanya saat akan mau UN, tapi disiapkan jauh-jauh sebelumnya. Tutor teman sebaya itu mencari anak-anak yang tingkat pemahaman terhadap materi UN itu lebih, sehingga mereka diminta untuk menjadi tutor. Kita memberi uang transport kepada siswa yang menjadi tutor” ungkanya.

Selain pendampingan lewat teman sebaya, SMAN 1 Wonosari juga melakukan pendampingan kepada siswa yang memiliki nilai 25% di bawah dengan memberikan arahan dan motivasi kepada orangtua siswa yang bersangkutan beserta siswanya.

“Siswa yang berada di prestasi 25% di bawah, orangtua dan murid yang bersangkutan diundang ke sekolah untuk diberi motivasi, dan informasi bagaimana anak-anak yang memiliki prestasi dibawah 25%. Itu dapat meningkatkan semangat belajarnya,” jelasnya.

Untuk penerimaan siswa baru, salah satu sekolahan favorit di Wonosari ini menerima siswa baru berdasarkan Nilai Ujian Nasional. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang menggunakan sistem seleksi, “Untuk penerimaan siswa baru, sama dengan sekolah-sekolah yang lain dengan sistem nilai Ujian Nasional, berdasarkan SKHUN”.

SMA 1 menawarkan kelas “Cerdas Istimewa”, di mana kelas tersebut merupakan Program Akselerasi dan Enrichment. Pada tahun ajaran 2015/2016, kelas CI ini akan menerapkan kelas enrichment atau pengayaan.

“Perekrutan kelas Cerdas Istimewa atau disingkat kelas CI akan dibuka ketika sudah berjalan. Pelayanannya ada dua macam, yaitu akselerasi (percepatan) dan enrichment (pengayaan). Untuk tahun ini, kami mengambil yang enrichment, bukan yang percepatan. Waktunya tetap 3 tahun. Kelas CI ini hanya dibuka 1 kelas, jumlahnya  24 siswa. Kelas CI nantinya pada tahun ajaran yang akan datang merupakan kelas CI tahun kedua,” tambah Sariyah.

Selain kelas CI, kelas yang dibuka tetap seperti sekolah-sekolahan lain, yaitu kelas MIA (Matematika dan Ilmu Alam) dan IIS (Ilmu-ilmu Sosial).

Pada tahun 2014, SMAN 1 Wonosari menduduki posisi ke-3 setelah SMAN 1 Teladan Yogyakarta, SMAN 3 Padmanaba Yogyakarta dalam memperoleh pencapaian Nilai Ujian Nasional tertinggi Se-DIY.

“Kita memiliki nilai tertinggi di mata pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia, Ekonomi, dan Biologi se-DIY.  Untuk rangking kelas IPA rangking 3, sedangkan kelas IPS rangking 6.”

Ditanya soal beasiswa, Sariyah menjelaskan, siswa yang kurang beruntung dalam hal biaya, apabila berprestasi akan diberikan beasiswa dengan syarat-syarat yang sudah ditentukan.

“Untuk beasiswa ditangani oleh Bu Lasmi. Jadi anak-anak yang berpotensi berprestasi, tapi kurang beruntung, beasiswa untuk masuk kesini gratis. Dengan Home Visit, menunjukkan SKPN. Jadi memang harus dibuktikan,” tambahnya.

Tahun 2015 ini, SMAN 1 Wonosari baru saja meraih kejuaraan Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat kabupaten. Tak tanggung-tanggung, seluruh bidang Lomba SMA ini memiliki posisi kejuaraan. Mereka siswa yang berhasil meraih posisi juara I adalah Deni Mutaqim kelas X bidang Matematika, Teta Fathya Widawati kelas X bidang Kimia, Ditto Setyo Nugroho kelas X bidang Kebumian, Annisa Palupi Setyawati kelas XI bidang Geografi, Ikhsansha Jazmine Aldida kelas x bidang Ekonomi, kemudian Faizatun Nadira Mustikarini kelas X di bidang Biologi. (Gemma).

Komentar

Komentar