Sepeda Trabasan Kenalkan Potensi Wisata Minat Khusus

oleh -
Peserta penerima hadiah pada gelaran Pit-pitan Trabas 2016 di Destinasi wisata Kalisuci. KH
iklan dispar
Peserta penerima hadiah pada gelaran Pit-pitan Trabas 2016 di Destinasi wisata Kalisuci. KH
Peserta penerima hadiah pada gelaran Pit-pitan Trabas 2016 di Destinasi wisata Kalisuci. KH

SEMANU, (KH)— Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)  Kabupaten Gunungkidul Bekerjasama dengan Benteng Kedaulatan (BK) Gunungkidul menggelar event Trabas atau sepeda Cross Country bertajuk Pit-Pitan Trabas 2016.

Acara yang digelar pada Minggu, (24/7/2016) berlokasi di Kalisuci ini diikuti sekitar 500 peserta.  Keseluruhan peserta sepeda trabas tak kurang dari 70 persen didominasi  atau datang dari luar Gunungkidul.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang HPI Kabupaten Gunungkidul, Sukriyanto mengatakan, tidak tanggung-tanggung dalam event yang sekaligus sebagai promosi wisata Gunungkidul, panitia menyediakan doorprize dengan nilai yang cukup besar diantaranya sepeda motor, sepeda gunung, kipas angin, handphone dan banyak hadiah menarik lainya.

Event mengambil start dan finish di Kawasan Cave Tubing Kalisuci, Kecamatan Semanu, Gunungkidul. Di sepanjang lintasan peserta melewati lembah, persawahan dan pinggir pemukiman dengan total jarak antara 10 hingga 15 kilometer.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Gunungkidul, Saryanto.  Dalam membacakan sambutan Bupati Gunungkidul yang berhalangan hadir, pihaknya menyambut baik diadakannya event tersebut.

“Apresiasi yang luar biasa atas ide dan kreativitas teman-teman HPI, dengan terselenggaranya event pit-pitan trabas ini, pemerintah berharap dapat menjadi alternatif upaya pengenalan wisata yang selama ini dilakukan. Terutama destinasi wisata Kali Suci yang benar-benar kita jaga sebagai destinasi wisata minat khusus,” kata Saryanto.

Sementara Ketua Dewan Pengurus Cabang BK sekaligus ketua panitia Heri Sulistyo  mengungkapkan, event pit pitan trabas selaian sebagai sarana pengenalan wisata sekaligus digunakan sebagai penyalur hobi. Mengingat, akhir-akhir ini banyak sekali pecinta sepeda khususnya pemuda Gunungkidul yang gemar melakukan Trabasan.

”Kegiatan ini untuk menyalurkan hobi para pecinta trabas, event berikutnya akan kita buat rute yang menarik melewati sawah, lembah, bahkan pekarangan rumah warga, ” katanya.

Heri menambahkan‎, event pit-pitan trabas akan menjadi agenda rutin HPI dan BK setiap tahun, dengan lokasi atau tempat yang berbeda-beda. (Kandar)

Komentar

Komentar