Semangat Kaum Difabel Menghasilkan Karya

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.– Keterbatasan fisik tidak menyurutkan langkah para difabel menyalurkan kreativitasnya di bidang photography. Mereka berharap setiap jepretan yang dihasilkan bisa dinikmati masyarakat luas.
Seperti yang dilakoni Havid (31), Ilham (20), Wahyu (15) dan Aziz (15). Empat pemuda tuna wicara ini tidak ingin menyia-nyiakan waktu mesti ada kekurangan didirinya. Dengan penuh semangat mereka menuju taman kota Wonosari untuk mengikuti event motret Anniversary Gunungkidul Photography (GP) ke 5 tahun.
Sejak datang, Havid warga Piyaman, Wonosari terus mempermainkan kameranya membidik setiap objek yang ada. Havid mengaku, meski ada kesulitan dalam masalah komunikasi dengan teman lainnya, Ia berusaha tetap semangat untuk berpartisipasi menghasilkan sebuah karya photo.
“Saya suka photography, dan saya suka temen-temen yang ramah dan tidak membeda-bedakan,” kata Havid saat KH mencoba berkomunikasi dengan bantuan handphone seusai acara.
Sementara Ketua Gunungkidul Photography, Basuki Rahmanto mengatakan, Havid dan tiga rekannya memang sering mengikuti setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh GP. Basuki berharap melalui komunitas ini Havid dan rekan-rekannya menemukan keperacayaan diri untuk menggapai apa yang dia cita-citakan.
“Kita dukung dan kita bantu mereka (Havid dan tiga rekannya) untuk belajar photography bersama teman lainnya, semoga ini akan membangkitkan kepercayaan diri mereka,” ungkap Basuki. (Juju/Hfs)

Komentar

Komentar