Sebelum Masuk Kawasan Wisata Gunungkidul, Wisatawan Pakai Bus Scan QR Code Peduli Lindungi di 3 Tempat

oleh -
Angkutan perdesaan ngetem di terminal Dhaksinarga, Wonosari. KH/ Kandar.

GUNUNGKIDUL, (KH),– Pemkab Gunungkidul telah mengajukan 9 kawasan wisata untuk uji coba pembukaan secara terbatas. Destinasi wisata yang diajukan agar diperbolehkan dibuka secara terbatas meliputi destinasi wisata alam, minat khusus, dan buatan.

Destinasi wisata tersebut mencakup Pantai Baron sampai Seruni dengan junlah total ada 6 pantai, Gua Pindul, Kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Kalisuci Cavetubing, Bejiharjo Edupark, Gunung Gentong, Gunung Ireng, dan Telaga Jonge serta kawasan Pantai Wediombo (3 kawasan pantai).

Sekretaris Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul, Hary Sukmono menyebut, pengajuan sudah disampaikan pada 8 Oktober 2021 lalu.

Diprediksi lonjakan wisatawan akan terjadi saat uji coba pembukaan destinasi wisata di Gunungkidul. Tingginya tingkat kunjungan berisiko menyebabkan antrian kendaraan wisatawan.

Hary Sukmono menyampaikan, antrian kendaraan sangat mungkin terjadi karena ketentuan penggunaan aplikasi Peduli Lindungi.

“Wisatawan yang akan masuk harus scan QR Code aplikasi Peduli Lindungi, hal ini berisiko menyebabkan antri,” kata Hari, Jumat (15/10/2021).

Untuk itu, pihaknya mengantisipasinyan dengan menyiapkan tiga titik lokasi yang akan dijadikan tempat skrening melalui scan QR Code aplikasi Peduli Lindungi. Tiga tempat tersebut memiliki area yang luas serta berada di jalur wisata utama.

“3 tempat tersebut diantaranya rest area Bunder, Terminal Dhaksinarga Wonosari, serta Terminal Semin,” terang Hary.

Setelah selesai menjalani skrening, bus yang membawa wisatawan akan diberi tanda bahwa rombongan diijinkan masuk.

Terpisah, Sabtu (16/10/2021) Korsatpel Terminal Dhaksinarga, Sularjo mengungkapkan, pihaknya telah mendapat pemberitahuan dari Dishub Gunungkidul mengenai rencana penggunaan kawasan terminal sebagai tempat skrening.

Pada prinsipnya pihaknya siap membantu dan memperlancar jika nanti rencana tersebut terealisasi.

“Kawasan kami luas, bisa masuk ke area parkir terminal atau di bahu jalan depan terminal, di sana juga luas,” ujarnya.

Demi kembali pulihnya perekonomian masyarakat, pihaknya akan menyediakan terminal jika dikehendaki difungsikan dalam hal pelayanan kepada wisatawan. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar