Sebelum Amuk Massa, PNS Yang Bertandang Ke Rumah Janda Sempat Ditegur

oleh -
pengeroyokan
ilustrasi pengeroyokan. (internet)
iklan idul fitri dprd gunungkidul iklan golkar idup fitri

WONOSARI, (KH),– Polsek Wonosari mengungkap bagaimana RM (50) menjadi korban amuk massa karena main ke rumah janda warga Desa Wareng, Kecamatan Wonosari, Sabtu, (25/4/2020).

Kapolsek Wonosari, Kompol Mugiman mengatakan, berdasar hasil penelusuran, warga yang diketahui beralamat di Logandeng, Playen, Gunungkidul tersebut berada di rumah SD (51) hingga pukul 22.00 WIB.

“Pukul 22.00 WIB belum pulang. Sempat ditegur pemuda,” kata Kompol Mugiman.

Saat ditegur, jelas Kapolsek, justru terjadi kesalahpahaman antara warga dan oknum PNS. Warga yang siaga karena situasi kamtibmas belakangan kurang kondusif terpancing amarahnya.

ucapan hari jadi tksk

Korban yang telah beristri itu lantas diseret ke balai desa. Dalam waktu yang sama ia juga menjadi sasaran kemarahan warga. Dipukuli hingga mengakibatkan luka di bagian muka.

Pihak kepolisian usai mengevakuasi, oknum PNS tersebut lantas diantar ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Korban lantas diperbolehkan pulang karena pihak medis menyarankan agar segera istirahat di rumah.

“Akan dilakukan mediasi dengan warga Desa Wareng setelah pulih kesehatannya,” tukas Kapolsek. Sebagaimana diberitakan sebelumnya, korban sempat diduga oleh warga hendak melakukan perselingkuhan sehingga dipukuli beramai-ramai. (Kandar)

iklan ucapan idul fitri pemkab
Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar