Adapun protokol tersebut diantaranya, setiap pengunjung yang datang akan dicek suhu tubuhnya. Wisatawan sebelum memasuki area destinasi juga diminta cuci tangan di tempat yang disediakan.
“Suhu tubuh wisatawan yang melebihi batas kewajaran akan di tampung terlebih dahulu,” kata Winarto.
Selanjutnya, selain mengenakan masker, wisatawan juga diwajibkan mengenakan pelindung wajah atau face shield dan sarung tangan. Tak hanya wisatawan, pemandu susur sungai juga mengenakan pengaman serupa. Hal-hal teknis lain yakni pembayaran dilakukan non tunai, pembatasan jumlah rombongan, serta dilakukan dekontaminasi fasilitas keamanan yang dikenakan wisatawan pasca susur sungai.
“Kami siapkan ruang khusus untuk melakukan dekontaminasi perlengkapan susur sungai,” tukasnya. (Kandar)

