Pulutan Resmikan Pasar Desa Baru

oleh -
Peresmian Pasar Desa Pulutan. Foto : Kandar.
kadhung tresno
Peresmian Pasar Desa Pulutan. Foto : Kandar.
Peresmian Pasar Desa Pulutan. Foto : Kandar.

WONOSARI, (KH) – Desa Pulutan meresmikan pasar desa sekaligus menyerahkannya kepada masyarakat, Minggu (4/1). Peresmian dihadiri Kepala BPMPKB Gunungkidul Sudjoko S Sos Msi, Camat Wonosari Drs Iswandoyo MM beserta Muspika, Jajaran Polsek dan Koramil serta seluruh Lembaga Desa Pulutan.

Pembangunan pasar tersebut berawal dari keprihatinan pemerintah desa karena kondisi pasar sebelumnya kumuh dan tak terawat. “Sebelumnya bangunan pasar  tidak permanen, kini lebih tertata dan bersih,” kata Tri Untoro Kades Pulutan.

Ia mengisahkan, pasar yang beroperasi pada hari pasaran pon dan legi tersebut dahulu memang tidak begitu ramai, namun menjadi salah satu alasan pembangunan pasar agar tercipta suasana lingkungan yang bersih.

“Ironis karena letak pasar berada di depan fasilitas kesehatan (puskesmas pembantu) kondisinya tidak mendukung,” ulasnya.

Peresmian secara simbolis dilakukan oleh Kepala BPMPKB Gunungkidul dengan memotong pita kemudian dilanjutkan pemotongan tumpeng oleh Camat Wonosari Drs Iswandoyo MM.

Dalam sambutan disampaikan Tri Untoro, Pasar baru tersebut terdiri dari 5 kios dan dua deret los terbuka berjumlah 8 lokal. Ia berharap kesinambungan dukungan dari instansi terkait terutama BPMPKB karena fasilitas MCK dan saluran air masih belum tersentuh.

“Kami pihak desa hanya berusaha memfasilitasi, silahkan warga memanfaatkan sebaik mungkin, semoga dukungan terus berlanjut untuk kelengkapan fasilitas dan penambahan kios baru,” harapnya.

Iswandoyo mengucapkan selamat atas dibangunnya pasar tersebut, apa yang menjadi keinginan warga telah terwujud. “Pasar dibangun dengan biaya yang tidak sedikit, silahkan dimakmurkan. Semoga dapat meningkatkan kesejahteraan khususnya warga Pulutan,”.

Sudjoko sependapat dengan pernyataan Iswandoyo, bahwa berkembang tidaknya dan hidup matinya pasar tergantung masyarakat, pihaknya menyatakan bersedia mengalokasikan dana guna perluasan bangunan kios dan kelengkapan fasilitas asalkan pasar benar-benar hidup dan berkembang.

Prosesi peresmian dilengkapi dengan senam bersama di pagi hari, lalu gejok lesung dan kesenian reog menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat yang tampil secara bergantian. (Kandar)

Komentar

Komentar