Selain itu, pihaknya juga mengangkat tenaga dibagian produksi dari Jepara. Sebagaimana diketahui dari sanalah orang-orang yang piawai dalam membuat berbagai produk mebelair. “tahun 2000-an tingkat produksi dan penjualan kami cukup tinggi,” tambah Ny Sabari.
Tidak dipungkiri semakin banyaknya penjual dengan tawaran harga murah merupakan tantangan yang berat, sehingga sangat berpengaruh pada omset. Meski demikian dirinya tidak berniat menghentikan produksi lantas membeli produk luar untuk dijual lagi.
“Saya membeli kayu yang belum ditebang. Dahulu terbiasa terjun langsung ikut menyertai penebangan pohon-pohon di hutan dan ladang,” kenangnya.
Sehingga, sambung Ny Sabari, dirinya sudah cukup terbiasa memiliki tenaga kerja pada bagian-bagian pekerjaan tertentu, sejak dari proses penebangan, hingga penggarapan atau produksi. Kecermatan dalam menghitung berapa biaya operasional sangatlah penting, karena sebagai dasar penentuan harga. (Kandar)





