Presiden Jokowi Ingatkan BPN: Jangan Ada Pungli

oleh -
Presiden Jokowi serahkan sertifikat tanah di Karangrejek Gunungkidul. KH/Kandar.
iklan dispar
Presiden Jokowi serahkan sertifikat tanah di Karangrejek Gunungkidul. KH/Kandar.
Presiden Jokowi serahkan sertifikat tanah di Karangrejek Gunungkidul. KH/Kandar.

WONOSARI, (KH)— Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bersama Ibu Negara Iriana Widodo melakukan kunjungan kerja ke Gunungkidul dalam rangka penyerahan Sertifikat Tanah Program Strategis 2016, Senin, (10/10). Dalam kunjungan tersebut Jokowi didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang, Dr. Sofyan A. Djalil, S.H., dan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, serta Gubernur DIY Sri Sultan HB X.

Dalam sambutannya, Jokowi menegaskan keinginannya untuk memperbaiki dan menjamin hak-hak kepemilikan sertifikat tanah dengan mudah. “Program Prona sudah sejak 35 tahun yang lalu belum beres-beres, ini yang akan kita benahi, saya tidak ingin simbolis, hari ini harus benar-benar dibagi sebanyak 2.580 sertifikat,” pintanya.

Ia menandaskan, akan mengejar kinerja pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) agar tidak ada pelayanan dalam pengurusan tanah yang berbelit-belit, ribet, dan lama.

“Apalagi ada yang berani minta pungli, jangan coba-coba berani, saya akan pantau,” tandas Jokowi yang diikuti sorak dan tepuk tangan hadirin.

Pada kesempatan itu penerima sertifikat dari 4 kabupaten dan satu kota hadir. Beberapa diantara mereka sengaja dipanggil naik ke atas panggung oleh Jokowi diajak bincang-bincang mengenai proses pengurusan hingga penerimaan sertifikat tanah.

Jokowi juga menyampaikan, target semua bidang tanah bersertifikat selesai pada tahun 2025 nanti. (Kandar)

Komentar

Komentar