Polres Gunungkidul Gelar Hasil Operasi Progo

oleh -
Hasil Operasi Progo Polres Gunungkidul. Foto: Juju.
iklan dispar
Hasil Operasi Progo Polres Gunungkidul. Foto: Juju.
Hasil Operasi Progo Polres Gunungkidul. Foto: Juju.

WONOSARI, (KH) — Sedikitnya 39 kendaraan yang tidak dilengkapi dengan surat-surat diamankan oleh Kepolisian Resort Gunungkidul dalam operasi jaring progo yang digelar sejak 13 November hingga 22 November kemarin.

Kapolres Gunungkidul, Ajun Komisaris Besar Polisi Faried Zulkarnaen mengatakan, selain mengamankan puluhan sepeda motor, pihak kepolisian juga berhasil mengamankan puluhan minuman keras berbagai jenis.

“Dalam operasi jaring progo petugas menyita dua pucuk senjata tajam dan pentungan yang dibawa sekelompok orang di Rest Area Bunder,” kata Faried saat melakukan jumpa pers dengan media, di Mapolres Gunungkidul, Senin (24/11).

Dijelaskan, operasi jaring progo yang dilaksanakan selama 14 hari,  polisi tidak hanya melakukan operasi di jalan raya, operasi juga menyasar tempat nongkrong anak muda dan menyisir sejumlah lokasi yang sering digunakan untuk melakukan balap liar.

Saat penyisiran di wilayah balap liar di Desa Wareng, Kecamatan Wonosari, polisi berhasil mengamankan 21 kendaraan yang sudah dimodifikasi dan diduga siap untuk digunakan mengikuti balap liar. “Selain itu kita juga melakukan razia kelengkapan kendaraan kepada club motor yang ada di Gunungkidul,”beber Kapolres.

Dia menjelaskan, operasi jaring progo dilaksanakan untuk mengantisipasi kenakalan remaja, meminimalisir tindak kejahatan, tawuran dan balap liar. “Memang sebagian besar pemilik kendaraan yang kita amankan adalah pelajar. Rata-rata berumur 16- 18 tahun,”paparnya.

Faried mengatakan, seluruh kendaraan yang ditahan nantinya akan dikenakan sanksi tilang. Selain itu, pemiliknya diharuskan membawa kelengkapan kendaraan. “Akan tetap dikenakan sanksi tilang sesuai dengan tingkat kesalahannya,”ucapnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Faizal Pratama menambahkan, pihaknya tidak akan bosan memberikan sosialisai kepada masyarakat tentang pentingya tertib lalu lintas. Upaya tersebut menurutnya telah diberikan di sekolah bahkan melalui komunitas motor.

“Sosialisasi terus kita berikan, hal ini, agar klub motor tetap mematuhi peraturan lalu lintas.  kita sudah sering melakukan sosialisasi. tidak hanya di klub motor, tetapi sampai tingkat sekolah,”ucapnya.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar