PMI Gunungkidul Buka Pendaftaran Donor Plasma Konvalesen Guna Penyembuhan Pasien Covid19

oleh -
plasma konvalesen
Ilustrasi donor plasma konvalesen. (Sumber: kbr.id)

WONOSARI, (KH),– Gunungkidul mulai menggalakkan donor Plasma Konvalesen sebagai langkah penyembuhan pasien Covid19.

Palang Merah Indonesia (PMI) Gunungkidul mulai membuka pendaftaran donor Plasma Konvalesen. Puluhan orang penyintas Covid19 mulai mendaftarkan diri untuk melakukan donor plasma konvalesen yang kemudian diberikan ke pasien Covid19 aktif.

Langkah ini dilakukan untuk membantu proses penyembuhan pasien Covdi19 yang masih menjalani masa isolasi dan penyembuhan.

Kepala Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gunungkidul, Iswandoyo mengungkapkan, di Kabupaten Gunungkidul sudah ada beberapa penyintas Covid19 yang melakukan donor plasma darah konvalesen.

“Tingginya permintaan donor Plasma Konvalesen untuk pasien Covid19 di Gunungkidul membuat kami harus melakukan langkah. Walaupun kendala kami memang belum punya alatnya,” terang Iswandoyo, Minggu (4/7/2021).

Menurut Iswandoyo, angka pendonor untuk saat ini sudah mulai lumayan. Selain kesadaran pribadi, mereka banyak yang suka rela melakukan donor karena adanya permintaan dari para pasien aktif Covid19.

“Kami menfasilitasi untuk konsultasi, kemudian kami arahkan ke PMI DIY dan rumah sakit untuk melakukan donor,” ucap Iswandoyo, Minggu (04/07/2021).

“Jika ada pendonor konsultasi, kami melakukan koordinasi dengan PMI DIY, atauĀ  biasanya kalau ditangani di RS langsung dikomunikasikan untuk penanganan dan terapi plasma darah ini,” imbuh Iswandoyo.

Iswandoyo melanjutkan, PMI Gunungkidul saat ini sedang berupaya menghimpun data nama dan alamat mereka yang sudah sembuh dengan maksudĀ  jika sekiranya ada yang membutuhkan plasma darah konvalesen, orang yang telah sembuh bisa dihubungi.

“Donor plasma darah ini menjadi salah satu metode penyembuhan yang praktis bagi pasien terkonfirmasi positif yang masih dirawat. Dari lembaga kesehatan dunia pun juga menyebutkan cara ini merupakan cara yang efektif dan efisien,” imbuhnya.

Gunungkidul saat ini belum memiliki alat untuk melakukan donor plasma darah. Sebab, yang digunakan merupakan alat khusus. Sehingga belum ada yang melakukan kegiatan sosial ini.

“Untuk saat ini, hanya di rumah sakit Sardjito Yogyakarta yang dapat melayani donor plasma darah,” pungkasnya. (Edi Padmo)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar