Petani Tepus Kembangkan Jali, Dijual Laku Rp. 40 Ribu Per Kilogram

oleh -
Jali panenan petani Tepus. (dok. DPP Gunungkidul)
kadhung tresno

Dari berbagai literature yang dihimpun, Jali (Coix lacryma-jobi L.), merupakan tanaman biji bijian (serealia) tropika dari suku padi-padian atau Poacea (Gramineae). Jali merupakan tanaman rumpun setahun, berasal dari Asia Timur dan Malaysia, namun sekarang sudah tersebar di seluruh dunia.

Beberapa varietas mempunyai biji yang dapat dimakan menjadi sumber karbohidrat dan obat. Bulir Jali yang masak terbungkusĀ  cangkang yang keras, berwujud oval dan warna putih. Biji jali mempunyai kandungan kimia asam amino, coixol, coixenolide, lan coicin. Bijinya juga berasa manis dan tawar sebagai antiradhang, peluruh kemih, dan penyerapan, juga bisa untuk obat rematik seperti sakit otot, sakit tulang, encok, radang usus, dan tumor saluran pencernaan. (Kandar)

Komentar

Komentar