Pesawat A-4 Sky Hawk Kembali ke Warna Asal

oleh -
Pesawat A-4 Sky Hawk kembali dengan warna aslinya. Foto: Kapentak Lanud Adi Sutjipto.
iklan dispar
Pesawat A-4 Sky Hawk kembali dengan warna aslinya. Foto: Kapentak Lanud Adi Sutjipto.

BANTUL, (KH)— Salah satu pesawat yang menjadi ikon Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Muspusdirla) Yogyakarta tampil dengan warna baru. Pesawat tersebut adalah A-4 Sky Hawk.

Pesawat yang terbang terakhir ke Yogyakarta tersebut dibawa oleh pilot Mayor Pnb Jemi Trisonjaya kala itu, yang saat ini menjabat sebagai Kadispen TNI AU bersama Kolonel Pnb Bambang Sulistyo, ketika itu menjabat sebagai Danlanud Hasanudin Makasar.

Saat datang ke Indonesia pesawat A-4 Sky Hawk memiliki corak warna berbeda di kedua sisinya, warna doreng di satu sisi dan biru abu-abu di sisi yang lain. Dua warna tersebut mewakili Skadron Udara 12 dan Skadron Udara 11. Mengingat sebelum menjadi koleksi Muspusdirla, baik Skadron Udara 11 dan Skadron Udara 12 pernah menjadi homebase pesawat buatan Mc Donnal Douglas USA.

Kepala Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala (Kamuspusdirga), Kolonel Sus Drs. Taibur Rahman, Selasa (21/2) menjelaskan penggantian dimaksudkan untuk mengembalikan kewarna awal ketika A-4 Sky Hawk masih turut menjaga langit Indonesia. Selain itu, lanjut Kamuspusdirla, pada tahun 2007 saat pesawat A-4 Sky Hawk masuk menjadi koleksi Muspusdirla juga datang dengan warna biru abu-abu. Merunut sejarahnya, pesawat A-4 Sky Hawk merupakan pesawat tempur taktis.

Dengan daya angkut 4.188 kg dan kecepatan maksimal 906 km/jam, pesawat A-4 Sky Hawk dilibatkan dalam berbagai operasi, seperti Operasi Cakar Garuda dan Operasi Hiu Macan. Tak hanya itu, pesawat A-4 Sky Hawk juga mengemban tugas dalam Operasi Seroja II di Timor-Timur, Operasi Kilat I, Operasi Langkah Mega, Operasi Armada Jaya VI, Operasi Tangkas, Operasi Nusantara VII dan Operasi Armada Jaya. (Kandar)

Komentar

Komentar