Pelajar Diminta Jauhi Risiko Terlibat dalam Kejahatan Jalanan

oleh -
pelajar
Pelajar SMKN 1 Wonosari mendengarkan pemaparan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta. (dok. Diskominfo Gunungkidul)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Pelajar SMKN 1 Wonosari memperoleh sosialisasi pencegahan kejahatan jalanan. Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menjadi naras umber dalam sosialisasi tersebut pada Senin (22/1/2024) kemarin.

Dia menegaskan, bahwa tugas sebagai pelajar itu belajar. Saat di sekolah, pelajar harus fokus pada kegiatan pembelajaran. Tak perlu melakukan kegiatan yang kontra produktif.

“Saat di sekolah ya belajar. Saat di rumah dan lingkungan masyarakat, lakukan kegiatan yang positif,” tuturnya.

Ribuan siswa mendengarkan dengan seksama. Mereka apel mengikuti sosialisasi pasca pelaksanaan upacara bendera.

“Kita akan masuk pada era Bonus Demografi di Indonesia pada tahun 2020 hingga 2035 mendatang. Sehingga penting bersikap untuk menyambutnya. Mari sama-sama mencegah kenakalan remaja, sex bebas dan pernikahan dini,” pesan Sunaryanta.

Pihaknya juga meminta pelajar harus senantiasa menghormati orang tua, guru maupun sesama teman. Bijak dalam bergaul serta memilih circle (lingkaran) pertemanan yang positif.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Wonosari, Drs. Moh Rokhis mengatakan, apel sosialisasi pencegahan kejahatan remaja tersebut diikui oleh 1.394 siswa dari 6 kompetensi keahlian.

“Kami berkomitmen menjadi sekolah vokasi yang bisa mengantarkan anak-anak meraih masa depan,” katanya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:

Komentar

Komentar