Pasar Wot Galih Masih Tersedia Umbi-umbian Langka

oleh -
Pedagang berjualan di Pasar Wot Galih. KH/ Edo
iklan dispar
Pedagang berjualan di Pasar Wot Galih. KH/ Edo
Pedagang berjualan di Pasar Wot Galih. KH/ Edo

NGLIPAR, (KH) — Pasar Wot Galih merupakan salah satu pasar tradisional yang berada didusun Kedungsuru, Kelurahan Pilangrejo , Kecamatan Nglipar. Pasar ini memiliki luas keseluruhan 2.968 meter persegi.

Pasar dengan hari pasaran kliwon dan pahing ini masuk dalam kemantren pasar Nglipar, bersama dua pasar lain yakni Pasar Ngalang, dan Pasar Gedangsari.

Dari keseluruhan barang yang diperjual belikan merupakan hasil atau produk lokal,  sebagian yang lain merupakan barang dari luar Gunungkidul. Yuslan selaku Lurah pasar menjelaskan, ada 90 pedagang yang aktif berjualan setiap hari pasaran.

Pedagang yang menempati kios pasar, los pasar, dan pelataran pasar dikenakan biaya sewa kios pasar sebesar Rp.250,00, dan Rp.200,00, untuk los pasar dan plataran pasar dikenai retribusi Rp.150,00, dengan menyesuaikan posisi dan luasnya.

Diketahui, ada berbagai macam barang yang diperjual belikan dipasar ini seperti, Pakaian, Sembako, Kelontong, Palawija, makanan cepat saji, dan makanan olahan tradisional.

“Pedagang yang aktif beroperasi pada setiap hari pasaran banyak berasal dari pribumi/ lokal, kalau yang dari luar Gunungkidul mereka berasal dari Cawas, Klaten,” Jelasnya.

Yuslan menambahkan, bahwa dipasar Wot Galih, masih banyak diperjual belikan hasil tanaman penduduk yang secara umum sudah jarang ditemukan yaitu, Ganyong, Garut, dan Gembili. Beberapa pedagang lokal juga menjual olahan Thiwul. (Edo)

Komentar

Komentar