Nama Pantai Indrayanti Berharap Bisa Diakui Pemerintah

oleh -
iklan dispar

TEPUS, kabarhandayani.– Saryanto, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Gunungkidul menegaskan Pantai Pulang Sawal adalah nama resmi dari sebuah pantai yang selama ini sangat dikenal oleh wisatawan dengan nama Pantai Indrayanti.
Hal ini ia tegaskan menanggapi harapan Sekretaris Kompak (Komunitas Oesaha Masyarakat Pantai Kawasan Indrayanti), Suheri tentang legalitas nama Pantai Indrayanti yang diungkapkan pada KH. Dalam peraturan yang telah ditetapkan, kata Saryanto, nama Indrayanti tidak tercantum dalam daftar nama pantai di Gunungkidul.
“Dulu siapa yang memunculkan nama itu? Kalau Pulang Sawal sudah menjadi merek kita. Kalau di pemerintah daerah diakuinya tetap Pulang Sawal karena Perda-nya sudah seperti itu,” terang Saryanto, Jumat (1/8/2014).
Saryanto melanjutkan, munculnya nama Indrayanti merupakan bagian dari strategi marketing yang diterapkan oleh pengelola pantai setempat. Ia menilai legalitas nama Indrayanti tidak bisa dilakukan atas dasar strategi pemasaran karena di pantai itu ada merek dari sebuah usaha ekonomi.
“Kalau nggak salah nama itu kan nama kafe atau resort,” lanjutnya.
Sebelumnya, Suheri menuturkan kepada KH akan harapannya agar nama Pantai Indrayanti dapat diakui oleh pemerintah. Setidaknya, ia berharap papan petunjuk arah yang terpampang di beberapa trotoar jalan menuju arah pantai bisa tertulis nama Indrayanti.
“Kami mengakui nama Pulang Sawal memiliki sejarah dan kami tidak bermaksud menghapusnya. Tapi kami cuma berharap nama Indrayanti dapat diakui oleh pemerintah atau  setidaknya nama Pulang Sawal bisa disandingkan dengan Indrayanti (Pulang Sawal/Indrayanti) yang nantinya bisa terpampang pada papan-papan petunjuk arah,” harapnya.
Terlepas dari perbedaan nama, saat ini Pantai Indrayanti memang lebih dikenal dunia dari pada Pulang Sawal. Sebuah pantai yang dulunya bisa dikatakan tak begitu memiliki nilai jual dibanding pantai lain, kini keadaan itu berubah 180 derajat. Pantai ini kini menjadi tujuan utama wisatawan karena dikenal dengan kesuksesan penataan, keindahan, dan kebersihannya.
Lagi-lagi terlepas dari perbedaan soal nama, Pantai Pulang Sawal yang dulunya bukan apa-apa kini menjelma jadi idola setelah munculnya nama Indrayanti. Akhirnya, sebuah apresiasi besar patut diberikan pada mereka yang mampu merubah keadaan ini.
Apa yang menjadikan hal ini bisa terjadi seharusnya dapat menjadi percontohan bagi pengelola pantai lain. Sudah waktunya pemerintah daerah juga belajar dari keberhasilan pantai ini sebagai bahan evaluasi agar nantinya dapat bermunculan pantai-pantai idola yang lainnya. (Maryanto/Hfs)

Komentar

Komentar