Muncul 4 Klaster di Nglipar, Pasien COVID-19 di Gunungkidul Tembus 745

oleh -
Covid-19
ilustrasi Covid-19. (sumber: internet)

WONOSARI, (KH),– Angka kasus COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul kembali melambung. Laporan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul, Rabu (16/6/2021) penambahan tercatat hingga mencapai ratusan orang.

“Data terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini ada 104 warga,” kata Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty.

Dengan begitu jumlah pasien COVID-19 dalam perawatan hingga hari ini mencapai 745 orang. Sebagian besar dari keseluruhan pasien itu menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.

Adapun akumulasi kasus keseluruhan di Gunungkidul mencapai 3965. Data terakhir tercatat sembuh ada 3039 kasus.

Sementara itu, kasus kematian warga terkonfirmasi positif COVID-19 juga mengalami penambahan. Dinkes menyebutkan, hari ini tercatat ada 6 warga meninggal dunia terkonfirmasi positif COVID-19. Dengan adanya penambahan itu, total kasusnya menjadi 181.

Selain melaporkan data angka peningkatan penularan, Dewi Irawaty juga menyampaikan adanya klaster-klaster baru yang muncul di Gunungkidul.

“Di Kapanewon Nglipar terdapat 4 klaster baru. Klaster pemudik, sekolah, pabrik, dan kondangan,” rinci dia.

Pihaknya meralat informasi. Klaster dari Kapanewon Nglipar yang semula disebut hajatan, belakangan diketahui merupakan klaster pemudik.

Data sementara yang dibagikan, klaster kondangan menyebabkan 8 orang terpapar, klaster SD 8 orang, dan klaster pabrik ada 10 orang.

Terpisah, Panewu Nglipar, Sukamto membenarkan adanya klaster pemudik. Hingga siang hari tadi ada 24 orang dari Padukuhan Klayar terkonfirmasi positif.

“Awalnya ada keluarga dari luar yang pulang kampung. Ya seperti biasa, di dusun-dusun interaksinya erat,” jelas Sukamto.

Pasca pemudik kembali ke perantauan, anggota keluarga yang didatangi merasakan gejala flu dan batuk. Setelah melakukan periksa ke fasilitas medis, ternyata positif COVID-19.

“Puskesmas kemudian melakukan tracing, dari 50-an warga satu RT yang diperiksa, 24 diantaranya positif,” tukasnya. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar