Meski Cepat-cepat Tali Diputus, Nyawa Warga Nglipar Tak Tertolong

oleh -
Petugas Polsek Nglipar memeriksa tempat kejadian bunuh diri. foto: doc. Polsek Nglipar.
iklan dispar
Petugas Polsek Nglipar memeriksa tempat kejadian bunuh diri. foto: doc. Polsek Nglipar.

NGLIPAR, (KH),– Tubuh Somo Slamet (58) masih bergerak saat ditemukan gantung diri di depan rumahnya di Padukuhan Dungsuru Rt 04 Rw 02, Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunungkidul, Kamis, (1/11/2018).

Kapolsek Nglipar, AKP Sumarya mengatakan, cucu pelaku yang hendak sekolah mendapati kakeknya menggantung di depan rumah. Setelah berteriak minta tolong datanglah Sumarni (45) dan Widodo (40) warga setempat.

Sambung Kapolsek, Sumarni sempat melihat tubuh pelaku masih bergerak. Sumarni dan Widodo bergegas berusaha menolong, Sumarni berusaha mengangkat tubuh korban dan Wiodo memotong tali.

“Ada yang mengangkat tubuh korban dan memotong tali. Namun nyawa pelaku sudah tidak tertolong,” jelas Kapolsek Nglipar.

Berdasar pengcekan medis terdapat bekas jeratan mengelilingi leher. Korban dinyatakan meninggal dunia murni gantung diri. Petugas Polsek bersama petugas medis menyerahkan jasad ke keluarga untuk dikebumikan.

“Pelaku sebelum ditemukan bunuh diri meminta agar istrinya pergi ke pasar. Mungkin itu bagian dari rencananya,” tukas Kapolsek.

Sementara itu, berdasar data Polres Gunungkidul, hingga hari ini tercatat ada 24 kasus bunuh diri. (Kandar)

Komentar

Komentar