Masa Uji Coba Pembukaan Wisata, Rombongan Bus Tidak Boleh Masuk

oleh -
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti. (KH/ Kandar)
iklan dispar

WONOSARI, (KH),– Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul sudah menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) aktivitas wisata menjelang uji coba pembukaan destinasi wisata yang direncanakan dilakukan 22 Juni 2020 mendatang.

Kepala Dispar Gunungkidul, Asti Wijayanti mengatakan, SOP disusun untuk menekan risiko penyebaran COVID-19 setelah aktivitas pariwisata di Gunungkidul diaktifkan kembali. Sebagaimana diketahui, industri pariwisata terpuruk setelah merebaknya pandemi COVID-19.

Menurutnya, SOP disiapkan untuk menyambut tatanan adaptasi kebiasaan baru atau populer disebut new normal sebagaimana anjuran pemerintah pusat, tetap produktif dimasa pandemi.

Asti menekankan, physical distancing atau jaga jarak menjadi hal utama dalam penyelenggaraan penerimaan kunjungan wisatawan. Maka, pada empat destinasi wisata yang akan dilakukan uji coba buka jelas akan dibatasi pengunjungnya.

“Gunung Api Purba, Kali Suci, Pantai Baron dan Kukup jelas dibatasi. Pembatasan mencapai ada lebih dari separuh dari biasanya,” kata Asti belum lama ini.

Salah satu cara pembatasannya yakni tidak akan menerima rombongan bus terlebih dahulu. Pengunjung dengan kendaraan pribadi roda dua atau roda empat saja yang akan diperbolehkan masuk selama masa uji coba.

“Selain itu, jam kunjungan destinasi juga dibatasi. Jam kunjungan dibuka antara pukul 08.00 WIB hingga 16.00 WIB,” imbuh Asti.

Sementara itu Sekretaris Dispar, Hary Sukmono menambahkan, pengunjung destinasi wisata yang diuji coba seperti pantai, akan dimintai identitas. Misalnya satu rombongan keluarga minimal akan dimintai identitas salah satu penanggung jawab.

“Saat dipintu masuk pantai dipersilakan meninggalkan identitas atau foto copy-nya saja. Hal ini dilakukan jika muncul kasus baru akan lebih mudah dalam pelacakannya,” terang Hary.

Pihaknya menegaskan, khusus destinasi pantai, hanya Pantai Baron dan Kukup saja yang dibuka saat ujicoba. Sementara jalur ke pantai lain akan ditutup bagi pengunjung.

“Persiapan pembukaan secara luas sangat hati-hati. Peninjauan ulang mengenai uji coba tersebut nanti akan dilakukan,” ujar Hary Sukmono. (Kandar)

Komentar

Komentar