Maling Membobol SD Bleberan, Sejumlah Barang Berharga Raib

oleh -
Polisi memeriksa tempat kejadian perkara pencurian. (Istimewa)

PLAYEN, (KH),– Kasus pembobolan kantor sekolah kembali terjadi. Kali ini maling menyatroni SD N Bleberan, yang berlokasi di Dusun Tanjung I, Kalurahan Bleberan, Kapanewon Playen, Gunungkidul. Kejadian ini diketahui salah seorang warga pada Minggu, (12/9/2021).

Pihak sekolah mengalami kerugian hingga belasan juta rupiah karena beberapa barang berharga raib digondol maling. Kapolsek Playen, AKP Hajar Wahyudi melalui Kanit Reskrim, Iptu Larso menerangkan, modus yang dilakukan pelaku dalam menjalankan aksinya hampir sama dengan beberapa kejadian pembobolan di beberapa kantor sekolah beberapa waktu lalu.

“Pelaku masuk dengan cara membakar handle dan slot pintu, kemudian merusak gembok dan dengan leluasa mengobrak abrik isi ruangan,” terang Larso, Senin (13/9/2021).

Larso melanjutkan, peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 10.00 WIB saat warga setempat bernama Djihan Adi Anggoro tengah mengasuh adiknya di halaman sekolah.

“Saat-saksi berada di depan ruangan kepala sekolah, saksi melihat pintunya dalam keadaan terbuka,” imbuh Larso.

Saksi juga melihat pintu ruang gudang terbuka. Dilihat pula bekas congkelan di bagian kusen. Sementara slot kunci terlihat bekas dibakar serta ada gembok rusak berada di lantai.

“Merasa curiga, saksi yang rumahnya hanya di samping sekolah itu kemudian mencari penjaga sekolah, namun tak ketemu. Ia kemudian mengabari saudaranya Dika Rizky Pratama, untuk memastikan kembali dan memeriksa keadaan,” lanjutnya.

Setelah yakin kantor sekolah dibobol maling, kemudian para saksi mencari salah satu guru yang rumahnya tidak jauh dari sekolah.

“Ketiganya kemudian mengecek ruangan lantas memastikan barang apa saja yang dibawa pencuri. Setelah itu melaporkan kejadian yang ditemui ke Polsek Playen,” lanjut Larso.

Dalam pengecekan bersama petugas berwajib, diketahui barang-barang yang hilang antara lain satu unit komputer merk Lenovo beserta dusbooknya serta satu unit laptop Asus.

“Kerugian ditaksir belasan juta rupiah, kami kemudian melakukan olah TKP, saat ini masih dalam penyelidikan,” pungkas Larso. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar