Kembali Bertambah, Dua Sapi Mati Terjadi Di Dua Kecamatan

oleh

SEMANU,(KH)— Dua kejadian Sapi mati terjadi di dua Kecamatan wilayah Gunungkidul, Selasa (04/02/2020). Satu diantaranya sapi milik Tulimin (56) warga Padukuhan Sendang, Desa Dadapayu, Kecamatan Semanu mati setelah ditinggal merumput.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, kejadian tersebut berlangsung pada pukul 17.30 WIB, ketika Tulimin pulang dari aktifitas mencari rumput. Dia kemudian hendak memberi makan Sapi yang berada di dalam kandang, kaget bukan main ketika Tulimin melihat Sapinya dalam keadaan tergeletak dan diketahui sudah mati.

Kematian Sapi milik Tulimin tersebut lantas dilaporkan kepada Polisi dan petugas Puskeswan Semanu. Setelah diambil Sampel darahnya, Sapi kemudiam dikuburkan.

Sementara itu sapi mati lainnya yakni milik Khalis (50) warga Padukuhan Gesik, Desa Songbanyu, Kecamatan Girisubo. Diketahui sebelum mati Sapi tersebut tidak terlihat tanda-tanda kondisi sakit.

Kapolsek Girisubo, AKP Mursidiyanto mengatakan bahwa pihaknya mendapatkan laporan sekira pukul 23.00 WIB. Kapolsek kemudian memerintahkan jajarannya berkoordinasi dengan Puskeswan Rongkop untuk mengecek ke lokasi. Dari keterangan pemilik Sapi diketahui pada pukul 16.00 WIB Sapi dalam kondisi sehat. Setelah diberi makan rumput, Sapi kemudian ditinggal pulang oleh Khalis, namun ketika pada pukul 20.00 WIB Sapi dicek sang pemilik Sapi sudah dalam keadaan mati tergeletak di dalam kandang.

“Setelah diambil sampel darahnya, Sapi kemudian dikuburkan. Korban mengalami kerugian sejumlah Rp 9 juta,” kata Kapolsek.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi Dan Informasi Kabupaten Gunungkidul, Kelik Yuniantoro menginformasikan, jumlah sapi dan kambing mati hingga saat ini terlaporkan ada 120 ekor, namun kembali ditegaskan, tidak keseluruhan sapi mati dan kambing tersebut bukan karena antraks. (Red)

Komentar

Komentar