Kegiatan TMMD Selesai, Diharapkan Tingkatkan Perekonomian di Daerah

oleh -
Pemotongan pita simbolis berakhirnya TMMD. KH/ Edo
kadhung tresno
Pemotongan pita simbolis berakhirnya TMMD. KH/ Edo
Pemotongan pita simbolis berakhirnya TMMD. KH/ Edo

PLAYEN, (KH)– Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung I ke 96 Tahun 2016 yang dipusatkan di Desa Ngawu, Kecamatan Playen, hari Senin  (23//5/2016) pagi resmi ditutup. Penutupan kegiatan ini diawali dengan upacara penutupan yang bertempat di Lapangan Ngawu, dengan inspektur upacara Dandim 0730 Gunungkidul, Letkol Infanteri Priyanto.

Dalam kesempatan tersebut ia sekaligus menutup resmi Kegiatan TMMD. Hadir dalam upacara penutupan, Wakapolres, Kepala PN, Kepala PA, Muspida serta Muspika.

Dalam laporannya, Priyanto menyampaikan, kegiatan TMMD sengkuyung 1 ke 96 Tahun 2016 ini dilaksanakan selama 21 hari terhitung mulai tanggal 3 sampai dengan 23 Mei 2016. TMMD tersebut menyasar kepada infrastruktur, sarana prasana umum yang menjadi kebutuhan di daerah yang terbelakang dengan harapan dapat membuka solusi antar desa di daerah dan mampu mensejahterakan masyarakat.

Beberapa kegiatan yang dilaksanakan  pada TMMD Sengkuyung tahap I berupa kegiatan fisik dan non fisik, untuk sasaran fisik yang masuk dalam sasaran pokok adalah pekerjaan rabat beton sepanjang 150 meter, pengerasan jalan sepanjang 150 meter, dan pembuatan jembatan penghubung antar desa 1 unit dengan panjang 7 meter, lebar 4 meter, tinggi 3 meter.

Dana yang diperolah berasal dari Sumber dana APBD DIY 75 juta, APBD Gunungkidul Rp.239.500.000, dan Swadaya Masyarakat 30 juta terdiri dari tenaga dan matrial. Sedangkan untuk kegiatan non fisik berupa penyelenggaraan penyuluhan, pelatihan ketrampilan, pelayanan KB/Kesehatan dan berbagai kegiatan lain yang dibutuhkan oleh desa di lokasi TMMD.

Dandim 0730/GK mengatakan, bahwa tujuan TNI membangun desa ini yang utama adalah membantu masyarakat, meningkatkan perekonomian, dan mencari terobosan agar masyarakat bisa sejahtera dampak dari TMMD ini.

“Semoga TMMD bermanfaat bagi masyarakat dalam pembangunan maupun perekonomian,” Jelasnya. Selain itu, Dandim berharap, program TMMD dapat membuka isolasi antar desa di daerah terpencil dan membantu kegiatan pencapaian swasembada pangan serta akan meningkatkan roda perekonomian di daerah. Kegiatan upacara penutupan TMMD ini diakhiri dengan pemutusan pita tali sebagai simbol rampungnya TMMD tersebut. (Edo)

Komentar

Komentar