Kasus Covid Gunungkidul Tambah 40, Penyebabnya Diantaranya Hajatan

oleh -
covid-19
ilustrasi.

WONOSARI, (KH),– Hari ini, Senin (19/4/2021) Dinas Kesehatan (Dinkes) Gunungkidul melaporkan adanya penambahan kasus Covid-19. Penambahan kasus tergolong signifikan, sebab tercatat ada 40 kasus baru yang terjadi.

Kepala Dinkes Gunungkidul, Dewi Irawaty mengungkapkan, dengan bertambahnya kasus baru membuat pasien dirawat menjadi 149 warga.

Selain klaster layatan yang muncul di Panggang, penambahan hari ini penyebabnya didominasi dari tradisi hajatan yang digelar di Kalurahan Getas, Kapanewon Playen.

Lurah Getas, Pamuji menginformasikan, penularan di salah satu padukuhan di wilayahnya bermula gelaran hajatan salah satu keluarga.

Diungkapkan, salah satu anggota keluarga di Padukuhan Ngasem pernah mendatangi hajatan di Jakarta. Usai pulang, salah satu anggota keluarga yang bersangkutan menggelar hajatan 7 bulan usia kehamilan.

”Ada 39 warga yang ikut dalam hajatan tersebut. Awalnya ada 6 warga yang positif Covid-19, kemudian pada Minggu (18/04/2021) kemarin 23 warga lainnya menyusul dinyatakan positif,” terang Pamuji.

Dari 29 warga yang positif itu sebagian dirawat di RSUD Saptosari. Sebagian yang lain ada yang melakukan isolasi secara mandiri di rumah.

Gugus Tugas penanganan Covid-19 tingkat kapanewon saat ini terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna penanganan lebih lanjut. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar