Disampaikan koordinator kegiatan, Tisna Septi Nugrahini, terkait membanjirnya informasi yang belum pantas diakses oleh anak melalui gadget, hal tersebut diperparah dengan dunia hiburan di Indonesia utamanya dari acara televisi yang tidak berisikan tontonan yang edukatif atau memberikan nilai yang positif bagi penontonnya.
“Untuk itu kami mengadakan acara ‘Menonton film bareng beladega’. Ini juga menjadi media dalam kegiatan belajar mengajar, pembelajaran pada anak-anak juga dapat dilakukan dengan media visual, salah satunya dengan menonton film yang bersifat edukasi dan berisikan pesan-pesan positif yang dapat ditangkap oleh anak-anak,” urai Tisna.
Kegiatan nobar film edukatif dan diskusi pelajar yang diselenggarakan di pendopo balai desa ini diikuti pelajar SD kelas I-VI dari desa setempat. Respon anak-anak cukup baik, kurang lebih 150-an anak hadir pada kegiatan ini.
Karang taruna berharap dengan adanya acara ini dapat memberikan tambahan pembelajaran, isi pesan yang disampaikan oleh film tersebut dapat diambil oleh anak-anak, sehingga terdorong untuk mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Peserta sangat antusias, setelah pelaksanaan nobar dilanjutkan diskusi ceria. Setiap peserta diminta menulis pesan apa yang ada di film, kemudian melalui perwakilan menyampaikannya pada forum tersebut,” imbuh Tisna. (Kandar).