Kalah Dari ‘Raja’ Jalan Cepat, Atlet Gunungkidul Raih Perak di PON XX Papua

oleh -
atlet
Atlet jalan cepat Gunungkidul, Bayu Prasetyo berfoto bersama pelatih, Heri Surahno. (dok. Bayu)

GUNUNGKIDUL, (KH),– Atlet jalan cepat asal Logandeng, Playen, Gunungkidul, Bayu Prasetyo berhasil meraih medali perak pada nomor 20.000 meter jalan cepat putra cabang olahraga atletik di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Bayu kalah dengan atlet nasional yang mewakili Jawa Barat, Hendro. ‘Raja’ jalan cepat itu mencapai garis finish dengan catatan waktu 1 jam 35 menit dan 38 detik. Sementara Bayu finish pada urutan ke dua dengan catatan waktu 1 jam 37 menit dan 50 detik.

“Alhamdulillah untuk target di PON kali ini meskipun belum bisa menyumbangkan medali emas, hasil medali perak patut kami banggakan dan diapresiasi. Ini semua atas kerja keras selama 2 tahun,” kata Bayu saat dihubungi via WA, Sabtu, (9/10/2021).

Sambung dia, Pandemi menjadi salah satu tantangan yang harus dihadapi untuk terus berlatih agar bisa meningkatkan performa setiap harinya.

“Ini adalah debut PON pertama saya, situasi perlombaan berbeda dengan kejurnas,” ulas dia menceritakan pengalaman pertama bertanding dalam kejuaraan PON.

Euforia perlombaan PON, kata dia lagi, terasa hampir sama dengan gegap gempita Sea Games. Setiap daerah berjuang keras untuk memperoleh medali sebanyak-banyakknya.

“Untuk PON berikutnya tahun 2024 mendatang persiapan harus dimulai dari sekarang agar bisa meningkatkan performa sekaligus prestasi,” ujar lulusan SMA N 2 Playen ini.

Ia bersyukur bisa berkontribusi menyumbangkan medali untuk daerah. Dirinya bangga atas raihan medali tersebut. Medali itu didedikasikan untuk Pemda DIY dan Gubernur yang telah memberikan fasilitasi pelatihan meski dalam situasi pandemi.

“Meski pandemi, pembinaan tetap berjalan dengan lancar, sehingga ini menjadi motivasi saya untuk memberikan yang terbaik,” tukas atlet yang dilatih Heri Surahno ini. (Kandar)

Berbagi artikel melalui:
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Komentar

Komentar