Jimpitan Mencuci Untuk Membeli Hewan Korban

oleh -
Uang untuk membeli hewan kurban. Foto: KH/Sarwo
iklan dispar
Uang untuk membeli hewan kurban. Foto: KH/Sarwo
Uang untuk membeli hewan kurban. Foto: KH/Sarwo

PLAYEN, (KH) — Berbagai cara agar kita tak merasa berat untuk berkorban di Hari Raya Korban. Setiap tahun warga muslim memiliki acara rutin, menyembelih hewan korban (kambing, sapi, dll). Keluarga Sri, warga Playen I Desa Playen, Kabupaten Gunungkidul, mempunyai cara unik untuk mengumpulkan uang. Uang tersebut digunakan untuk membeli hewan kurban.

Ide tersebut diperolehnya, ketika mencuci pakaian suaminya. Sebelum dimasukan ke ember, terlebih dulu dioperasi pada saku celana atau baju. Kebetulan ada uang Rp 5 ribuan yang tertinggal. Secara diam-diam uang yang tertinggal di saku baju, dimasukkan ke kaleng bekas tempat Roti. Sementara sang suami tak merasa uangnya ada yang tertinggal di saku, dan kebetulan juga setelah peristiwa penemuan uang di saku, tak terjadi lagi ada uang yang tertinggal.
Namun, penemuan uang Rp 5 ribu tersebut menjadi sebuah ide. Setiap mencuci pakaian, diwajibkan memasukan uang Rp 5 ribu, kecuali ada rezeki tambahan, uang yang dimasukkan juga lebih besar, kadang Rp 10 ribu dan Rp 50 ribu.

Kegiatan Sri dimulai setelah Hari Idul Adha tahun lalu. Hampir setahun jimpitan cucian terkumpul dalam kaleng. Disaksikan suaminya, bu Sri membuka kaleng roti yang berisi uang jimpitan. Setelah dihitung terkumpul uang Rp 2.625.000,-. Uang lembaran Rp 50 ribu ada 10 lembar, uang lembaran Rp 10 ribu ada 125 lembar dan lembaran Rp 5 ribu ada 175 lembar, total terkumpul Rp 2.625.000,-. Untuk setor korban tahun ini Rp 2.500.000,- sehingga masih punya sisa Rp 125 ribu, yang kemudian dimasukkan lagi ke kaleng untuk modal awal. ”Alhamdullilah bisa ikut korban,” Pungkas Sri.(sarwo)

Komentar

Komentar