Jalur Alternatif Ke Gunungkidul Masih Dianggap Berbahaya

oleh -
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Andrey Valentino, Foto: KH/ Maria Anjani
kadhung tresno
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Andrey Valentino, Foto: KH/ Maria Anjani
Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Andrey Valentino, Foto: KH/ Maria Anjani

WONOSARI, (KH)–Kepadatan arus lalu lintas yang diperediksi akan terjadi pada malam tahun baru dan hari libur natal membuat Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul kembali memetakan jalur-jalur rawan kemacetan yang ada di Gunungkidul. Ruas jalan Wonosari-Jogja dan jalur wisata pantai menjadi dua dari sekian jalur yang akan menjadi fokus aparat kepolisian dalam penjagaan ekstra.

Kasat Lantas Polres Gunungkidul, AKP Andrey Valentino menjelaskan kendati kepadatan arus akan terjadi di jalur Wonosari-Jogja namun pihaknya tidak akan menggunakan jalur Dlingo-Mangunan-Bantul sebagai jalur yang direkomendasikan untuk digunakan pengguna jalan. Andrey menganggap jalur tersebut masih rawan kecelakaan dengan minimnya akses penerangan.

“Saya lebih baik memutar otak untuk mencari cara untuk memecah kemacetan dengan apapun nanti caranya dari pada merekomendasikan jalur tersebut. Saya menganggap jalur tersebut sangat rawan apabila pengguna jalan tidak fasih berkendara,” ucapnya SeninĀ (21/12/2015).

Lebih lanjut ia menjelaskan terdapatnya beberapa tikungan tajam dan tanjakan terjal membuat pengendara harus ekstra berhati-hati dalam menaiki kendaraanya.

“Walau banyak rambu peringatan, tapi budaya warga kita masih belum mengutamakan keselamatan dengan mengurangi kecepatan dalam berkendara,” pungkasnya. (Maria Anjani).

Komentar

Komentar