Jalan Desa Berkubang Air, Masyarakat Playen Merasa Dianaktirikan

oleh -
Jalan Desa Playen Berkubang Air, Foto: Sarwo.
iklan dispar
Jalan Desa Playen Berkubang Air, Foto: Sarwo.
Jalan Desa Playen Berkubang Air, Foto: Sarwo.

PLAYEN,(KH)— Masyarakat Desa Playen merasadianak tirikan. Jalan desa dalam kota Kecamatan Playen ini sudah bertahun-tahun dibiarkan meski mengalami rusak parah. Apabila hujan, jalan yang berlubang digenangi air, yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Menurut Kepala Desa Playen Surahno, mewakili rakyat Desa Playen sudah berulang kali mengusulkan lewat musyawarah perencanaan pembangunan baik desa dan kecamatan, tetapi sampai sekarang belum ada tindak lanjut. Hal ini kembali diungkapkan Surahno ketika menerima kunjungan Komisi C DPRD Gunungkidul, yang dipimpin Ketuanya Purwanto yang didampingi  Agus Joko Kriswanto anggota Fraksi PDIP.

Surahno kepada KH Jumat (10/04) menuturkan, masyarakat mengharapkan jalan Desa Playen yang menghubungkan dengan Desa Plembutan tersebut segera mendapatkan perhatian dari Pemerintah Daerah Gunungkidul, mengingat jalan tersebut sering dilewati tamu dari mancanegara, yang beberapa bulan lalu kehadiran tamu dari 12 negara.

Purwanto ST, Ketua Komisi C DPRD Gunungkidul berjanji akan mengusahakan rehabilitasi jalan desa Playen lewat anggaran APBD Perubahan 2015. Apabila mental ya kita masukkan dalam anggaran tahun 2016. Ruas jalan tersebut memang menghubungkan beberapa titik penting. Perbatasan Playen-Plembutan ada Peninggalan Sejarah bangunan candi, di ruas jalan desa juga ada Pondok Pesantren (PP) Ar Ruhamma.

Sementara itu, Hardjono, Kepala Dusun Playen I merasa  risih setiap ada kunjungan tamu dari luar daerah atau Lluar negeri harus mengajak warga kerja bhakti menguruk kubangan jalan. Bahkan warga sudah berulang kali untuk menimbun jalan berlubang dengan batu, ketika hujan batu tersebut banyak yang hilang tersingkir kena roda truk yang melewati jalan desa. (Sarwo).

Komentar

Komentar