Harga Bahan Pokok Gunungkidul Paling Tinggi di DIY

oleh -
iklan dispar

WONOSARI,kabarhandayani.– Menjelang Ramadhan, Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di Pasar Argosari Wonosari, Kamis (19/6/2014). Dari pantauan Tim TPID harga bahan pokok di Gunungkidul paling tinggi jika dibandingkan di Kabupaten lain.

Sekretaris TPID, Tri Mulyono menuturkan, secara umum harga bahan pokok di Gunungkidul stabil dan tidak mengalami peningkatan  yang signifikan mesti menjelang bulan Ramadhan. Khusus untuk harga daging ayam, telah mengawali kenaikan harga sekitar Rp 2.000,00 hingga Rp 3.000,00 per kilogrgamnya. “Harga semula Rp 27.000,00 menjadi Rp 30.000,00,” katanya.

Menurutnya, harga berbagai bahan pokok seperti cabai, bawang merah, bawang putih, minyak goreng, daging sapi di Kabupaten Gunungkidul lebih tinggi jika dibandingkan dengan daerah lain di DIY. “Perbedaan harga ini biasa, karena untuk sampai ke Gunungkidul perlu mengeluarkan biaya transportasi,” kata Tri Mulyono.

Dijelaskan, kenaikan harga menjelang bulan Ramadhan merupakan hal yang biasa, hal tersebut terjadi karena peningkatan permintaan pasar, akan tetapi Tri mengatakan stok barang dan distribusi diprediksi tidak akan ada kendala hingga akhir lebaran.

Perwakilan Bank Indonesia (BI) Cheril menambahakan, sidak yang dilakukan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Yogyakarta akan dilakukan dua kali yakni menjelang Bulan Ramadhan dan Pertengahan Ramadhan. Sidak diakukan untuk mengetahui keadaan bahan pangan yang ada di DIY. “Gunungkidul ini merupakan Kabupaten terakhir yang kita kunjungi,” jelasnya. (Juju/Hfs)

Komentar

Komentar