Gunungkidul Gagal Masuk Global Geopark Network

oleh -
iklan dispar

WONOSARI, kabarhandayani.—Kabar gagalnya kawasan Geopark Gunungsewu masuk kedalam Unesco Global Geopark Network mencuat di masyarakat. Santer terdengar, Gunungkidul, Wonogiri, dan Pacitan gagal masuk ke Unesco Global Network.
Asisten Sekda (Asek) 1 Setda Gunungkidul, Supriyadi menanggapi kabar tersebut. Dia mengaku mendapat kabar gagalnya kawasan Gunungsewu masuk dalam Global Network melalui Short Massage Service (SMS) yang dikirim oleh Sekda Gunungkidul, Budi Martono
“Saya tahu jika gagal malah dari pak Budi. Dia sms saya bahwa Gunungkidul belum mendapat kesempatan untuk gabung bersama Unesco Global Network,” katanya, Minggu (28/9/2014).
Menurut sms yang diterima Supriyadi, ada 11 lokasi GGN (Global Geopark Network) yang dinyatakan masuk; yakni Orea Of The Global Geopark (Austria), Tumbler Ridgeglobal Geopark (Canada), Mount Kunlun Global (China), Dali Mount Cangshan Global Geopark (China).
Odsherred Global Geopark (Denmark), Month S Ardeche Global Georaprk (France), Aso Global Geopark (Japan), Land Of Knights Global Geopark (Portugal), El Hierro Global Geopark (Spanyol), Monila and Alto Tajo Global Geopark (Spanyol), dan Mgoun  Global Geopark (Maroco).
“Saya belum mengetahui secara pasti, apa penyebab kawasan Gunungsewu gagal masuk Unesco GGN. Kegagalan ini merupakan pelajaran yang sangat berharga bagi kita, masih ada waktu untuk melakukan pembenahan,” ucapnya.
Sementara, Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataaan Gunungkidul, Hari Sukmono mengakui jika tahun ini belum bergabung dalam GGN (Global Geopark Network). Bupati Gunungkidul, Badingah, dan Sekda Gunungkidul, Budi Martono yang dihubungi belum bisa memberikan konfirmasi. Panggilan telepon dari wartawan tidak direspon.(Juju/Tty)

Komentar

Komentar