Franchise Kuliner Banyak Merambah Gunungkidul

oleh -
Warung Soto Ayam Semarang, Hasil Kerjasama Waralaba. Foto: KH/ Kandar
iklan dispar
Warung Soto Ayam Semarang, Hasil Kerjasama Waralaba. Foto: KH/ Kandar
Warung Soto Ayam Semarang, Hasil Kerjasama Waralaba. Foto: KH/ Kandar

PLAYEN, (KH)— Wirausaha dengan sistem Franchise atau waralaba yaitu hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun layanan, kini telah banyak merambah dan tersebar di Gunungkidul. Seperti salah satunya usaha bidang kuliner.

Merek Soto Ayam Semarang Pak Slamet Ragil telah ada di Gunungkidul sejak 4 bulan lalu, disampaikan pemilik cabang ke 75 ini biaya untuk mendapat hak waralaba mencapai puluhan juta, masing-masing merek dagang memiliki harga tersendiri, disebutkan, ada beberapa yang masuk di Gunungkidul dengan nilai ratusan juta.

Warung kuliner yang dijalankannya memiliki tiga menu utama, yakni soto ayam, kupat tahu, dan tahu gimbal. “Selain itu untuk minuman, kami disediakan dawet hitam khas purworejo,” katanya, Senin, (30/11/2015)

Mengenai pangsa pasar, ujar lelaki yang dipanggil Mas Gaul ini, setelah bulan ketiga pengunjung dari warga lokal di seputaran Logandeng, Playen sudah mulai rutin datang, dan berangsur bertambah.

“Disamping dari lokal, karena lokasinya berada di jalur utama Wonosari-Yogya, wisatawan terutama asal Semarang maupun pengendara seringkali mampir untuk menikmati tahu gimbal di warung milik Mas Gaul.

Untuk kebutuhan berbagai bahan masakan, tambahnya, didapat dari pasar dan toko terdekat saja, sedangkan bumbu utama memang harus dari Semarang. “Rata-rata kunjungan baik hari biasa maupun hari libur belum begitu konsisten, tidak mesti hari biasa sedikit dan hari liburan banyak,” pungkasnya. (Kandar)

Komentar

Komentar