Dusun Ini Baru Pertama Kali Merayakan Hari Qurban

oleh -
iklan dispar

KARANGMOJO,(KH).– Bagi sebagaian warga di Kabupaten Gunugkidul, melaksanakan hari Qurban merupakan hal yang biasa. Tetapi hal ini ternyata tidak demikian bagi sebagian warga salah satu padukuhan di Desa Karangmojo Kecamatan Karangmojo.
Di Padukuhan Ngrombo 1 Desa Karangmojo, prosesi menyembelih hewan qurban sangat jarang dilaksanakan. Biasanya, setiap hari raya Idul Adha, seusai shalat, warga memilih melakkukan aktivitas seperti biasa.
Padukuhan Ngrombo 1 Desa Karangmojo sebenarnya terletak tidak jauh dari pusat kota kecamatan, hanya terpaut sekitar 10 kilometer. Keadaan ekonomi warga yang sulit dan kesadaran untuk melaksanakan qurban masih sangat minim, sehingga jarang masyarakat setempat melaksanakan qurban.
“Kapan terakhir padukuhan ini melaksanakan qurban saya lupa. Ini saja melaksanakan penyembelihan qurban karena dapat bantuan 4 kambing,” kata Subikarto, tokoh masyarakat setempat, Sabtu (4/10/2014).
Tidak seperti peringatan Idul Adha tahun sebelumnya, pagi ini puluhan warga Padukuhan Ngrombo 1 mulai sibuk beraktivitas menyembelih hewan qurban. Usai melaksanakan shalat Idul Adha, dengan gotong royong, empat hewan qurban bantuan mereka kuliti.
Di saat para bapak sibuk menyembelih kambing, beberapa ibu sibuk menyiapkan hidangan di dapur. Selain dimasak sebagai santapan bersama, empat kambing jantan dibagikan kepada 70 kepala keluarga (KK).
“Meskipun tidak memakai alat timbang, kita pastikan pembagiannya sama,” ujar Subikarto, sembari sibuk memperhatikan ibu-ibu menata daging di atas daun jati.
Proses pembagian daging qurban, kata Subikarto, tidak perlu memakai plastik seperti di kota. Mereka memilih daun jati muda sebagai pembungkus. Selanjutnya, setelah usai makan bersama, beberapa warga mulai membagikan daging tersebut kepada masyarakat.
Di wilayah seperti ini, Komunitas Patungan Sedekah (PS) Gunungkidul berusaha menyalurkan bantuan hewan qurban. Harapannya, masyarakat di padukuhan tersebut dapat merasakan daging qurban dan menikmatinya.
“Situasi masyarakat saya lihat memang sulit. Pengiriman hewan kurban ke daerah-daerah pelosok ini merupakan salah satu ikhtiar menebar kurban agar merata dan tak terpusat di kota saja. Kita berharap bantuan ini dapat menggugah masyarakat,” ungkap Ketua Patungan Sedekah Gunungkidul, Hendrias Nur Hendrawan. (Juju/Jjw).

Komentar

Komentar